Polri Gelar Operasi Patuh Mulai 14 Juli, Fokus Edukasi dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025 - 22:40 WIB

501,056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menggelar Operasi Patuh 2025 secara serentak di seluruh Indonesia mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas sekaligus menyambut peringatan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Tiga pendekatan utama akan diterapkan dalam pelaksanaan operasi, yakni pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Pada tahap pencegahan dan pengawasan, petugas akan fokus mengedukasi masyarakat dengan melibatkan komunitas kendaraan roda dua dan empat, serta para pengemudi angkutan barang dan penumpang. Dialog dan sosialisasi langsung akan dilakukan guna meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan berkendara.

Jika edukasi tidak diindahkan, maka akan dilakukan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dinilai berpotensi besar menyebabkan kecelakaan. Fokus penindakan antara lain tertuju pada kendaraan yang melebihi dimensi dan muatan (ODOL), kendaraan tanpa SIM atau STNK, pelanggaran terhadap marka dan rambu lalu lintas, pengendara yang tidak memakai helm SNI atau sabuk keselamatan, penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai spesifikasi, knalpot bising, serta penggunaan rotator dan sirene yang tidak sesuai ketentuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus utama dari Operasi Patuh tahun ini adalah pada pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan edukasi. Masyarakat, termasuk pengusaha angkutan, diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Namun demikian, jika pelanggaran tetap terjadi, maka penindakan akan dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Operasi Patuh 2025 akan melibatkan kolaborasi antar lembaga, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, komunitas kendaraan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Kegiatan ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di seluruh wilayah Indonesia. (*)

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak” Saat Wawancara, Benny K Harman Minta Maaf dan Klarifikasi Pernyataan Kontroversial
Upaya Pencarian Barang Pribadi Almarhum Sutrimo, Kuasa Hukum Sambangi Kediaman Mantan Jampidsus
Misteri Ponsel Hilang di Balik Kematian Sutrimo, Polisi Perdalam Penyidikan
Keluarga Sutrimo Datangi Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Soroti Kejanggalan Kematian
Jusuf Kalla Tegaskan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh Bukan Bentuk Penolakan ke Pemerintah Pusat
Jusuf Kalla Tanggapi Kerusuhan Hari Damai Aceh dan Serukan Penyelesaian Damai
Tim Forensik Lakukan Uji Laboratorium Puluhan Sampel Jenazah Mantan Pegawai Jampidsus di Banyumas
Pemerintah Tetapkan Anggaran Rp240 Triliun untuk Program MBG di 2027

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru