HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Sudah Hampir 20 Tahun Damai, Malik Mahmud Al-Haythar Patut Bertanggung Jawab Mewujudkan Janji MoU Helsinki?

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 25 September 2023 - 01:32 WIB

50824 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Beberapa waktu lalu media memuat tentang pembentukan Tim penyelesaian MoU Helsinki, apakabar kalian sekarang?, tanya Tarmizi Age (Al-Mukarram) salah seorang warga Aceh, Minggu, (24/9/2023).

Lelaki yang lama menetap di Denmark, Eropa itu, mempertanyakan sejauh mana sudah mereka bekerja untuk penyelesai MoU Helsinki, Tim yang di bentuk Wali Naggroe Malik Mahmud Al-Haythar.

Sebuah perjanjian yang ditanda tangani RI-GAM dan Malik Mahmud Al-Haythar mewakili GAM itu sendiri, bertujuan untuk menghentikan perang panjang di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejauh mana tanggung jawabnya, apa cukup hanya dengan pembentukan lembaga wali nanggroe dan beberapa kepentingan khusus lainnya, rakyat Aceh bagai mana, janji-janji MoU lainnya bagai mana?.

Memang, Penandanganan MoU Helsinki berhasil menukar senjata dengan damai, senjata di musnahkan, senjata di potong, Aceh dapat konpensasi, dana otsus dan hak-hak lainnya dalam perjanjian, tapi apa kesudahannya hari ini, penuh tanya?

Pun demikian, rasanya tidak terlihat ada proses yang berjalan pada semua segmen, termasuk bendera yang belum berkibar, apa sebenarnya yang sedang terjadi di bumi Serambi Mekkah.

Jelang 20 tahun Damai Aceh, apa dampak kepada rakyat di Tanah Rencong?.

Setelah puluhan ribuan orang diregut nyawa oleh konflik, apa kesudahannya patut dipertanyakan?

Apa mungkin Aceh dibohongi lagi, atau kenapa?.

Malik Mahmud Al-Haythar patut sekali bertanggung jawab untuk ini semua tersangkut Perdamaian Aceh.

Ada Dana Otsus triliunan yang yang turun ke bumi Aceh, untuk siapa, hingga Aceh dinobatkan daerah termiskin di Sumatra, siapa yang kuras?

Berapa banyak yang diperuntukkan kepada mantan kombatan GAM, anggota GAM mana saja yang dapat manisan dari dana otsus itu?.

Sang pejuang yang gigih di medan tempur, banyak yang keliatan morat marit.

Padahal dengan triliunan dana otsus, bisa saja mantan petempur GAM terbantu, misalnya Rp 3.000.000/perbulan atau berapa saja yang cocok, minimal cukup buat nafkah bulanan keluarga mereka di rumah.

Sebagai orang yang pernah hidup dimasa konflik dan damai, tentu banyak hal kita rasakan.

Bahkan ada kabar dulu pernah di beri dana diat yaitu dana untuk tentara GAM yang syahid, setelah itu senyap, lenyap, seketika dan tak ada kabar lagi (pheh kah – pheuh kee), ada apa ini?

Kita berdoa semoga damai Aceh terpelihara, keadilan tewujud, kemakmuran & kesejahteraan di rasakan rakyat Aceh, Amin, tutup Tarmizi Age (Al-Mukarram).

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:14 WIB

DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:57 WIB

DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terbaru