Sekretaris YARA Aceh Tengah Kritik Retret Pejabat: “Kok Pakai Batik?”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:14 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon — Sekretaris Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Tengah, Rachmat Novan Ashary, mengkritik pelaksanaan kegiatan retret pejabat yang dinilainya kehilangan makna reflektif karena masih sarat simbol kekuasaan.

Menurut Rachmat, retret sejatinya merupakan ruang perenungan diri, pelepasan atribut jabatan, dan evaluasi moral. Namun yang terlihat justru sebaliknya, pejabat mengikuti retret dengan mengenakan batik dan atribut resmi.

“Retret itu harusnya tentang keheningan dan kejujuran batin. Kalau masih pakai batik lengkap, lencana, dan protokol, itu bukan retret, tapi agenda seremonial,” kata Rachmat, Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai penggunaan batik dalam retret pejabat mencerminkan ketidakmampuan elite untuk melepaskan diri dari simbol kekuasaan, bahkan dalam ruang yang seharusnya bersifat personal dan reflektif.

Rachmat juga menyoroti konteks sosial dan ekonomi masyarakat yang sedang sulit. Di tengah krisis ekonomi, bencana alam, dan meningkatnya beban hidup rakyat, kegiatan retret pejabat dengan nuansa kenyamanan dinilai tidak sensitif.

“Rakyat sedang berjuang bertahan hidup. Ketika pejabat ber-retret dengan segala fasilitas dan simbol, pesan empati itu menjadi kabur,” ujarnya.

Ia menegaskan, jika retret benar-benar dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan, maka seharusnya dilakukan secara sederhana, tanpa atribut jabatan, tanpa panggung, dan tanpa pencitraan.

“Perubahan tidak lahir dari pakaian rapi atau dokumentasi kegiatan. Perubahan lahir dari keberanian menanggalkan status dan pulang membawa kebijakan yang berpihak pada rakyat,” tutup Rachmat. (*)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara di minta Usut Sejumlah Kasus Temuan LHP BPK RI  Pada Dinas Kesehatan.
Tim IV Safari Ramadhan Sentuh Hati Warga Kecamatan Babul Rahmah, Kapolres Aceh Tenggara Ajak Perangi Narkoba
Dinas Sosial Aceh Tenggara Raih Predikat Tertinggi Penilaian Ombudsman RI 2025: Buah Transformasi Layanan Publik
Safari Ramadan Kapolres Aceh Tenggara: Imbauan Kamtibmas, Tausyiah, dan Santunan Anak Yatim
Safari Ramadhan di Kecamatan Lawe Bulan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Langsung Tim IV
Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas, Musrenbang RKPK 2027 Aceh Tenggara Resmi Ditutup di Kecamatan Leuser
Bupati Aceh Tenggara Resmi Membuka Safari Ramdhan 1447 H/2026 M dan Berbuka Puasa Bersama di pendopo.
Dedikasi Tanpa Batas: Pengabdian Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Dikenang di Aceh Tenggara

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:00 WIB

Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan Perkuat Pengawasan Desa Berbasis Zero Corruption di Jawa Timur

Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:42 WIB

Jelang Natal, Romo Wahyu Terima Sertipikat untuk Gereja Katolik Fransiskus Asisi sebagai Kado Natal bagi Umat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:39 WIB

Serahkan 2.532 Sertipikat Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah, Menteri Nusron Gagas Percepatan Sertipikasi melalui Kolaborasi

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Aceh Didesak Segera Mempercepat Pencairan Proyek APBA 2026

Kamis, 5 Mar 2026 - 07:11 WIB

ACEH BARAT

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026

Kamis, 5 Mar 2026 - 04:33 WIB