Blangkejeren – Tim PSGL Gayo Lues membuka kembali asa untuk melaju ke babak delapan besar Liga 4 Zona Aceh setelah meraih kemenangan penting 2-1 atas salah satu tim unggulan Grup A, Persip Pase FC, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Senin (17/11/2025) sore.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit. Tuan rumah PSGL tampil agresif, memainkan skema menyerang dengan kombinasi umpan pendek dan panjang yang dilancarkan dari berbagai sektor lapangan. Permainan terbuka tersebut memberikan sejumlah peluang, namun pertahanan Persip Pase FC—terutama penampilan kiper Wahyudi—beberapa kali menggagalkan upaya gol dari tim berjuluk Harimau Gayo tersebut.
Persip Pase FC yang turun dengan sejumlah pemain senior, termasuk Ahmad Maulana Putra yang tampil sebagai motor serangan, harus bekerja keras menembus pertahanan solid PSGL. Pemain bernomor punggung 4 itu terus mendapatkan pengawalan ketat dari lini belakang tuan rumah, yang digalang oleh Hendri, Pitian, dan Topan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah beberapa kali upaya kandas, PSGL akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-31 melalui tendangan datar Topan (32) dari dalam kotak penalti, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan tim tamu. Namun keunggulan tersebut tak berlangsung lama. Tiga menit berselang, Persip Pase membalas lewat gol M. Mufadhal (11) memanfaatkan situasi sepak pojok yang tidak diantisipasi dengan baik oleh pertahanan PSGL. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, atmosfer pertandingan semakin memanas. Gempuran demi gempuran terus dilakukan oleh PSGL, yang tetap mempertahankan strategi ofensif. Tekanan tinggi yang diberikan kepada barisan belakang Persip Pase membuat lawan kerap melakukan pelanggaran, sehingga wasit harus mengeluarkan sejumlah kartu kuning untuk menjaga ketertiban pertandingan.
Usaha PSGL membuahkan hasil pada menit ke-78. Berawal dari skema permainan pendek di dalam wilayah penalti Persip Pase, Pitan mengirimkan umpan matang kepada Khairul Salim (25), yang kemudian menyelesaikannya dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 2-1. Teriakan penonton tuan rumah menggema di Stadion Seribu Bukit menyambut gol tersebut, yang sekaligus menjadi penentu kemenangan bagi tim Gayo Lues.
Sisa pertandingan masih berlangsung dengan intensitas tinggi, namun tak ada gol tambahan tercipta. Wasit turut mencatat enam pemain yang menerima kartu kuning dalam laga ini. Dari kubu Persip Pase FC: Darkasy (5), Randa Aulia (15), Alvin Abdul Halim Nasution (17), dan Dimas Oktoradinata (24). Sementara dari PSGL Gayo Lues: Deo Saputra (31) dan Hendri (7).
Kemenangan ini menjadi sangat penting bagi PSGL, mengingat pada laga pertama mereka menelan kekalahan 0-1 dari Al-Farlaky FC. Dengan hasil ini, persaingan di Grup A menjadi sengit. Tiga tim—PSGL, Al-Farlaky FC, dan Persip Pase FC—sama-sama mengantongi tiga poin, sementara Juang FC belum memperoleh poin.
Pelatih PSGL Zefrizal usai pertandingan mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Ia menyebut tim tampil solid dan konsisten dalam menjalankan instruksi selama pertandingan berlangsung. “Anak-anak tampil disiplin, tidak terpancing emosi, dan mampu menjaga fokus selama 90 menit. Ini kemenangan penting, dan semoga menjadi modal berharga untuk laga berikutnya melawan Juang FC,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PSGL, Suhardi, menyampaikan pujian atas semangat juang para pemain. Ia berharap penampilan baik itu bisa terus ditingkatkan menyongsong laga-laga berikutnya. “Kemenangan ini menunjukkan kesiapan tim. Namun konsistensi tetap harus dijaga agar bisa meraih hasil maksimal di laga terakhir penyisihan grup,” tutur Suhardi.
Pertandingan terakhir akan menjadi penentu nasib PSGL di fase penyisihan ini. Dengan semua tim unggulan masih berpeluang melaju, laga terakhir melawan Juang FC pada pekan mendatang akan menjadi penentu akhir siapa yang berhak melangkah ke babak delapan besar. (BRO)






































