Proyek Jaringan Air Bersih Terus Berjalan di Gayo Lues Meski Alami Pemangkasan Anggaran

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 17:25 WIB

50702 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

Gayo Lues — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas Perumahan dan Permukiman terus melanjutkan sejumlah proyek pembangunan jaringan air bersih di berbagai wilayah kabupaten pada tahun anggaran 2025. Program ini mencakup tujuh kegiatan yang didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan empat kegiatan lainnya yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA). Seluruh proyek difokuskan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak konsumsi.

Meski mengalami penyesuaian anggaran sebagai bagian dari kebijakan efisiensi belanja daerah, dinas terkait memastikan bahwa seluruh program tetap berjalan sesuai rencana. Di sejumlah lokasi, pekerjaan fisik telah tampak di lapangan, mulai dari pembangunan jaringan perpipaan baru hingga perbaikan sambungan instalasi air bersih yang sudah ada. Pemerintah daerah menargetkan agar manfaat dari proyek ini segera dapat dirasakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Surianto, dalam keterangannya pada Kamis, 9 Oktober 2025. Ia menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan jaringan air bersih terus berjalan tanpa hambatan signifikan. “Saat ini kegiatan sedang berlangsung, targetnya masyarakat bisa segera merasakan manfaat jaringan air bersih tersebut,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surianto menjelaskan bahwa pengurangan anggaran memaksa pihaknya untuk melakukan penyesuaian terhadap skala proyek, terutama dalam hal jumlah cakupan dan volume pekerjaan. Meski demikian, ia menegaskan kualitas pembangunan tetap menjadi prioritas utama agar instalasi air bersih yang dibangun berfungsi secara optimal. “Kami memang menyesuaikan skala pekerjaan dengan anggaran yang tersedia, tapi prinsipnya seluruh kegiatan yang sudah direncanakan tetap terlaksana,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menempatkan pembangunan infrastruktur air bersih sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Akses terhadap air bersih diyakini menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup, serta mendukung kesehatan rumah tangga di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan sumber daya air.

Program ini turut diarahkan agar distribusinya merata di berbagai kecamatan, dengan harapan mampu mengurangi ketergantungan warga pada mata air tradisional yang keberadaannya rentan terganggu saat musim kemarau. “Yang kita harapkan, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan air bersih, baik untuk keperluan minum maupun kebutuhan rumah tangga lainnya,” ujar Surianto.

Sejumlah pihak menyambut baik kelanjutan program tersebut di tengah kondisi fiskal yang terbatas. Dihubungi secara terpisah, tokoh masyarakat di beberapa titik kegiatan pembangunan menyebut proyek ini sebagai langkah konkret yang dibutuhkan sejak lama, mengingat sebagian besar masyarakat pedesaan masih mengandalkan sumber air dari lereng bukit dan sungai terdekat, yang sering kali tidak memenuhi standar kesehatan atau bahkan mengering saat suhu meningkat.

Meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran, pemerintah daerah memastikan tidak ada kegiatan yang dihentikan. Seluruh pekerjaan tetap ditargetkan rampung sesuai jadwal perencanaan. Dalam penyampaiannya, Surianto menegaskan bahwa pihaknya terus memantau pelaksanaan proyek dan melakukan evaluasi berkala untuk menjaga ketepatan waktu serta mutu pekerjaan di lapangan.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Jadi walau dengan keterbatasan, pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh kegiatan sesuai jadwal,” tutupnya. (HP)

Berita Terkait

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa
Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi
Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:56 WIB

Gerak Cepat Resmob Agara! Pelaku Curanmor yang Resahkan Warga Berhasil Dibekuk dalam Ops Sikat

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru