PLN UID Aceh Raih Penghargaan ISDA 2023 Kategori Silver Berkat Program TJSL Kelompok Usaha Tani Buah Naga Lhokseumawe

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 6 Desember 2023 - 19:40 WIB

50303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Aceh memperoleh penghargaan Indonesian Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2023. Adapun penghargaan tersebut diterima atas kontribusi PLN UID Aceh dalam Peningkatan Peluang Usaha dan Kerja bagi Masyarakat yaitu Kelompok usaha tani buah naga di Desa Padang Sakti Kota Lhokseumawe.

General Manager PLN UID Aceh Parulian Noviandri melalui Manager Bidang Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh Lukman Hakim menyampaikan bahwa Sustainable Development Goals atau SDGs bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi tugas dan upaya kita bersama dari berbagai pihak untuk menyelamatkan bumi.

“Penghargaan ini didedikasikan kepada seluruh petugas PLN UID Aceh yang telah berkontribusi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sustainable Development Goals atau disingkat SDGs, dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah serangkaian tujuan yang dibuat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai panduan bagi seluruh negara anggota untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. SDGs disepakati oleh 190 negara dan disahkan melalui sidang umum PBB pada 25 Septermber 2015 di New York, Amerika Serikat. Agenda pembangunan global ini berlaku mulai dari tahun 2015 hingga 2030.

PLN UID Aceh hadir dengan penerapan electrifying lifestyle melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), masyarakat dapat menerapkan gaya hidup serba listrik, yang memudahkan mereka untuk menjalankan segala macam aktifitas termasuk dalam bisnisnya.

PLN mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Tanah Air melalui program Electrifying Agriculture. Dengan memanfaatkan listrik sebagai rekayasa sinar matahari di malam hari, petani buah naga di Lhokseumawe, Aceh berhasil meningkatkan hasil panen hingga 2,5 kali lipat menjadi 500 kilogram (Kg).

Salah satu petani di Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Dua M. Yani menyebut metode penyinaran lampu LED listrik di lahan miliknya berfungsi dengan baik. Dengan luasan lahan 1.200 meter persegi, petani buah naga dapat meningkatkan produksi panen hingga 500 kilogram (kg) tanpa harus menunggu musim panen buah naga. Sebelumnya tanpa penyinaran listrik PLN, petani hanya memperoleh 200 kg sekali panen.

Yani menjelaskan, buah naga merupakan buah yang tumbuh di daerah tropis. Sehingga dukungan penyinaran lampu di malam hari sangat berguna untuk menjaga suhu di sekitar kebun tetap terjaga. Selain itu, dengan penyinaran juga dapat menghindarkan buah naga dari serangan serangga maupun hama buah lainnya.

Acara penghargaan yang digelar Corporate Forum for CSR Development (CFCD) ini melibatkan 100 lebih perusahaan dan 14 orang untuk kategori perorangan. PLN UID Aceh sendiri meraih penghargaan dengan katagori silver pada ISDA 2023.

“Ini merupakan pencapaian kita bersama. Terimakasih atas penghargaan ini. Mari bekerja dengan hati yang tulus, terus berkontribusi untuk negeri dengan memberikan pelayanan terbaik,” tutup Lukman

Berita Terkait

JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Akademisi Soroti Penjaringan Dekan FK USK, Dinilai Terlalu Cepat dan Membatasi Regenerasi
Tagih Janji Prabowo! Konsorsium Hutan dan Sungai Aceh Desak Legalisasi Tambang Rakyat
Perkuat Sinergi Penjagaan Perbatasan, Kanwil DJBC Aceh Kunjungi Ditjen Imigrasi Aceh
PT GLEH Resmi Diluncurkan, Komitmen Jaga Lingkungan dan Kelola Limbah Medis di Aceh
Dispora Aceh Gelar “Goes To Campus” di Universitas Serambi Mekkah, Dorong Pemuda Tanggap Bencana
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
IWOI Aceh Desak Evaluasi Dana Pokir, Minta APH Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:39 WIB

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:31 WIB

Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:09 WIB

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:50 WIB

Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:17 WIB

Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:10 WIB

Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:47 WIB

Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:28 WIB

Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Berita Terbaru