HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Peringati Hardikda Aceh Ke-67, SMK-PP Negeri Saree Perkuat Kerja Sama Internasional Hingga Gelar Bakti Sosial

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 23:22 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAREE – Peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi keluarga besar SMK-PP Negeri Saree. Selain melaksanakan upacara peringatan, sekolah vokasi pertanian tersebut juga menggelar dan mengikuti berbagai kegiatan strategis, mulai dari penguatan kerja sama internasional dengan institusi pendidikan Malaysia, Expo Produk SMK, pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), hingga bakti sosial di lingkungan masyarakat.

Upacara peringatan Hardikda Aceh ke-67 dilaksanakan pada 2 September 2026 dan diikuti seluruh pegawai serta murid SMK-PP Negeri Saree. Namun, semangat memperingati hari bersejarah bagi pendidikan Aceh tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan upacara.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan menjadi bentuk nyata komitmen SMK-PP Negeri Saree dalam meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jaringan kerja sama, memperkenalkan produk hasil karya sekolah, menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalin Kerja Sama dengan Kolej Vokasional Pertanian Chenor Malaysia

Salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hardikda tahun ini adalah kunjungan 26 dosen atau pensyarah dari Kolej Vokasional Pertanian Chenor, Pahang, Malaysia, ke SMK-PP Negeri Saree.

Rombongan tiba di sekolah sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut meriah oleh murid SMK-PP Negeri Saree melalui penampilan seni dan budaya khas Aceh.

Penyambutan diawali dengan Tari Ranup Lampuan sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu. Selanjutnya, rombongan disuguhkan penampilan Silat Tradisional Kalajengking serta tarian kreasi dari Tanah Gayo.

Setelah prosesi penyambutan, rombongan diarahkan ke aula sekolah untuk mengikuti kegiatan ramah tamah dan dialog antarlembaga. Dalam kesempatan tersebut, kedua institusi secara resmi menandatangani kerja sama di bidang pengembangan pendidikan vokasi pertanian.

Kepala SMK-PP Negeri Saree, Dr. Muhammad Amin, SP., MP., Gr., mengatakan kerja sama internasional tersebut merupakan bagian dari langkah strategis sekolah dalam mengembangkan program SMK Go Global.

“Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi SMK-PP Negeri Saree untuk membuka wawasan dan memperluas kesempatan bagi warga sekolah. Kami ingin pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada kebutuhan lokal dan nasional, tetapi juga mampu menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing di tingkat internasional,” ujar Dr. Muhammad Amin.

Menurutnya, kerja sama dengan Kolej Vokasional Pertanian Chenor diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi pegawai, murid, maupun alumni untuk belajar, bertukar pengalaman dan pengetahuan, serta membangun jejaring di dunia kerja internasional.

“Harapan kami, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Yang paling penting adalah implementasinya. Ke depan harus ada pertukaran pengalaman, pembelajaran bersama, pengembangan kompetensi, hingga peluang bagi alumni untuk mendapatkan akses dunia kerja di luar negeri, khususnya Malaysia,” katanya.

Sebagai tindak lanjut awal, SMK-PP Negeri Saree direncanakan melakukan kunjungan balasan ke Kolej Vokasional Pertanian Chenor, Pahang, pada Desember 2026.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk mempelajari lebih jauh sistem pendidikan vokasi dan pengembangan sektor pertanian yang diterapkan di Malaysia, khususnya di wilayah Pahang.

Belajar Langsung di Lahan dan Laboratorium

Usai kegiatan di aula, rombongan dari Malaysia diajak melihat langsung berbagai fasilitas pembelajaran dan unit praktik yang dimiliki SMK-PP Negeri Saree. Untuk memudahkan kunjungan, rombongan dibagi ke dalam empat kelompok berdasarkan bidang kompetensi keahlian.

Kelompok Agribisnis Tanaman mengunjungi sejumlah lokasi praktik, di antaranya Stasiun Klimatologi, lahan budidaya cabai, timun dan kedelai edamame. Rombongan juga mengunjungi Green House Hidroponik, laboratorium, SMK Pusat Keunggulan tempat produksi produk turunan lemon, pembibitan berbagai jenis tanaman, serta Laboratorium Kultur Jaringan.

Kelompok Agribisnis Ternak berkesempatan melihat langsung berbagai unit peternakan di lingkungan sekolah, mulai dari kandang kambing, sapi, puyuh, bebek hingga berbagai jenis unggas lainnya.

Sementara itu, kelompok Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) mengunjungi laboratorium pengolahan dan melihat praktik pembuatan makanan tradisional timpan serta produksi roti.

Sedangkan kelompok Mekanisasi Pertanian diperkenalkan dengan berbagai peralatan dan mesin pertanian. Para peserta juga berkesempatan melihat praktik penggunaan traktor berukuran besar.

Dr. Muhammad Amin berharap kunjungan tersebut menjadi ruang pembelajaran bersama bagi kedua lembaga.

“Kami ingin tamu dari Malaysia dapat melihat secara langsung potensi yang dimiliki sekolah kami. Sebaliknya, kami juga ingin belajar dari pengalaman mereka. Pendidikan vokasi harus terus berkembang melalui kolaborasi, karena dunia kerja dan teknologi pertanian juga terus mengalami perubahan,” ujarnya.

Tampilkan Produk Unggulan dalam Expo Produk SMK

Selain menerima kunjungan internasional, SMK-PP Negeri Saree juga ambil bagian dalam Expo Produk SMK yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Gubernur Aceh.

Melalui tim Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sekolah menampilkan berbagai produk hasil pembelajaran dan pengembangan unit produksi sekolah. Produk yang dipamerkan antara lain Lemon Fresh Drink dan Pure Lemon, parfum, minyak atsiri, telur puyuh, sayuran segar, serta berbagai produk roti dan kue.

Kegiatan expo menjadi kesempatan bagi SMK-PP Negeri Saree untuk memperkenalkan hasil karya murid dan unit produksi sekolah kepada masyarakat serta pemangku kebijakan di Aceh.

Expo Produk SMK juga mendapat kunjungan dari Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh bersama sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Bagi SMK-PP Negeri Saree, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang memamerkan produk. Expo menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu menghasilkan karya nyata yang kreatif, produktif, inovatif dan memiliki nilai ekonomi.

“Sekolah vokasi harus mampu menghasilkan lulusan yang terampil, tetapi juga harus mampu melahirkan produk dan inovasi. Apa yang ditampilkan dalam expo merupakan bagian dari proses pembelajaran nyata yang dilakukan oleh murid bersama guru dan tenaga kependidikan,” kata Dr. Muhammad Amin.

Siapkan Calon Pekerja Migran melalui Program SMK Go Global

Komitmen SMK-PP Negeri Saree dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja internasional juga diwujudkan melalui kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh.

Dalam rangkaian peringatan Hardikda Aceh ke-67, dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang diikuti 20 pemuda asal Aceh.

Pelatihan berlangsung selama 23 hari dengan fokus utama pada peningkatan keterampilan di bidang tanaman karet dan kemampuan berbahasa Inggris.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta direncanakan mengikuti proses seleksi untuk mendapatkan kesempatan bekerja di sektor perkebunan karet di Malaysia.

Program tersebut sejalan dengan visi SMK Go Global yang sedang dikembangkan SMK-PP Negeri Saree dalam mempersiapkan sumber daya manusia Aceh agar memiliki kompetensi, keterampilan dan kesiapan menghadapi peluang kerja di tingkat internasional.

Menurut Dr. Muhammad Amin, bekerja di luar negeri membutuhkan persiapan yang matang, terutama dari sisi keterampilan dan kemampuan beradaptasi.

“Melalui program seperti ini, kita ingin generasi muda Aceh memiliki bekal yang cukup. Mereka tidak hanya memiliki keinginan untuk bekerja di luar negeri, tetapi benar-benar dipersiapkan dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja,” jelasnya.

Bakti Sosial Bersihkan Lingkungan Saree

Tidak hanya berorientasi pada pengembangan pendidikan dan kerja sama internasional, SMK-PP Negeri Saree juga mengisi momentum Hardikda Aceh dengan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Sekolah melaksanakan bakti sosial melalui kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan Masjid Jami’ Saree dan kawasan sekitar Pasar Saree.

Kegiatan tersebut melibatkan warga sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara sekolah dengan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, murid diharapkan tidak hanya memperoleh pendidikan di dalam kelas, tetapi juga memahami pentingnya kepedulian sosial, kebersamaan dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kami ingin keberadaan sekolah benar-benar memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Sekolah bukan hanya tempat mendidik murid secara akademik dan keterampilan, tetapi juga harus menanamkan nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab kepada masyarakat,” kata Dr. Muhammad Amin.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hardikda Aceh ke-67 tersebut menjadi gambaran semangat SMK-PP Negeri Saree untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan Aceh.

Mulai dari kerja sama internasional, pengembangan produk kewirausahaan, peningkatan kapasitas calon tenaga kerja hingga kegiatan sosial di tengah masyarakat, seluruhnya menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan vokasi yang adaptif, produktif dan berorientasi pada masa depan.

Kepala SMK-PP Negeri Saree berharap seluruh kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

“Hardikda harus menjadi momentum untuk terus memperbaiki pendidikan. Kami berharap apa yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat, membuka peluang baru dan menjadi langkah kecil menuju pendidikan vokasi Aceh yang semakin maju serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.

Informasi kegiatan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat SMK-PP Negeri Saree, Khatmi Ilyas.

Berita Terkait

Daftar Khatib dan Imam Shalat Jum’at se-Aceh Besar, 16 Oktober 2026 / 5 Jumadil Awwal 1448 Hijriah
Sudaryono Lantik Pengurus HKTI Aceh, T.A. Khalid Jabat Ketua
Gema Keakraban dan Mangulosi Mahasiswa Baru Sumatera Utara Kembali Digelar: Tradisi budaya, Identitas, dan Solidaritas di Tanah Rantau
Bahagia Tak Selalu Harus Dicari Jauh-Jauh
PDAM Tirta Mountala Tertibkan Dugaan Sambungan Air Ilegal di Neuheun
Lapangan Dusun Indah Dipadati Jamaah pada Puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Penemuan Kerangka Manusia di Pesisir Aceh Saat Air Laut Surut Gemparkan Warga
Penyelam Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Aceh Besar Sambut Hari Kemerdekaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru