Pemkab Gayo Lues Kibarkan Merah Putih, Tanda Tak Menyerah Hadapi Bencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:22 WIB

50481 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengibarkan Bendera Merah Putih bersama unsur TNI dan Polri sebagai simbol semangat dan komitmen dalam menghadapi bencana yang menimpa wilayah tersebut. Pengibaran dilakukan pada Sabtu (20/12/2025) di salah satu titik terdampak banjir bandang, sebagai penegasan bahwa pemerintah daerah tetap siaga dan tak menyerah dalam upaya pemulihan.

Aksi simbolis ini dipimpin oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Linmas Kabupaten Gayo Lues, di bawah koordinasi Kepala Badan, Roni Ismunandar. Menurutnya, pengibaran bendera di tengah masa krisis bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penanda kuat bahwa negara melalui pemerintah daerah hadir dan tetap berjuang bersama masyarakat.

“Pemerintah terus berupaya sekuat tenaga untuk menghadapi situasi ini. Masyarakat tidak perlu panik atau berpikir bahwa pemerintah tidak hadir di tengah-tengah mereka,” ujar Roni Ismunandar di lokasi kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tabah, dan tidak kehilangan harapan. Meski tantangan masih besar, pemerintah daerah terus melakukan segala ikhtiar untuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolasi karena dampak bencana. Upaya ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk aparat keamanan dan relawan.

“Melalui pengibaran bendera merah putih ini, kita ingin menyampaikan bahwa sampai saat ini Pemkab Gayo Lues belum menyerah. Kami masih terus berjuang,” tambah Roni.

Selain menjadi bentuk pernyataan moral dan semangat kolektif dalam menghadapi bencana, pengibaran bendera ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember. Momentum ini dimanfaatkan pemerintah untuk meneguhkan sikap bahwa dalam situasi sulit sekalipun, semangat bela negara tetap hidup dan dijalankan, baik melalui pengabdian birokrasi maupun solidaritas terhadap sesama warga.

Pengibaran bendera di wilayah terdampak banjir menjadi gambaran nyata dari tekad dan keberpihakan pemerintah kepada warganya. Dalam kondisi akses yang masih belum sepenuhnya pulih, dan bantuan logistik yang harus dibagi ke banyak titik, pemerintah daerah tetap berusaha melunakkan semua sekat dengan tindakan langsung di lapangan. Dari distribusi bantuan, evakuasi warga, hingga simbol-simbol semangat seperti pengibaran bendera nasional.

Bencana banjir bandang yang sempat melanda beberapa kecamatan di Gayo Lues telah memutus sejumlah akses, merusak rumah warga, dan membuat sebagian masyarakat terjebak di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau. Meski begitu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi memastikan semua kebutuhan warga terpenuhi.

Dengan pengibaran merah putih di tengah situasi bencana, Pemkab Gayo Lues mengirimkan pesan kuat: semangat bela negara bukan hanya dimaknai dalam konteks pertahanan militer, tetapi juga dalam keberanian untuk tetap berdiri, bekerja, dan hadir bagi rakyat di tengah masa sulit. (RED)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Mahasiswa Trumon Tantang Desak DLH Aceh Selatan Transparan: Jika PT ATAK Terbukti Cemari Krueng Luas, Proses Hukum!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:14 WIB

3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:02 WIB

DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Berita Terbaru