Pemkab Gayo Lues Kibarkan Merah Putih, Tanda Tak Menyerah Hadapi Bencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:22 WIB

50447 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengibarkan Bendera Merah Putih bersama unsur TNI dan Polri sebagai simbol semangat dan komitmen dalam menghadapi bencana yang menimpa wilayah tersebut. Pengibaran dilakukan pada Sabtu (20/12/2025) di salah satu titik terdampak banjir bandang, sebagai penegasan bahwa pemerintah daerah tetap siaga dan tak menyerah dalam upaya pemulihan.

Aksi simbolis ini dipimpin oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Linmas Kabupaten Gayo Lues, di bawah koordinasi Kepala Badan, Roni Ismunandar. Menurutnya, pengibaran bendera di tengah masa krisis bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penanda kuat bahwa negara melalui pemerintah daerah hadir dan tetap berjuang bersama masyarakat.

“Pemerintah terus berupaya sekuat tenaga untuk menghadapi situasi ini. Masyarakat tidak perlu panik atau berpikir bahwa pemerintah tidak hadir di tengah-tengah mereka,” ujar Roni Ismunandar di lokasi kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tabah, dan tidak kehilangan harapan. Meski tantangan masih besar, pemerintah daerah terus melakukan segala ikhtiar untuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolasi karena dampak bencana. Upaya ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk aparat keamanan dan relawan.

“Melalui pengibaran bendera merah putih ini, kita ingin menyampaikan bahwa sampai saat ini Pemkab Gayo Lues belum menyerah. Kami masih terus berjuang,” tambah Roni.

Selain menjadi bentuk pernyataan moral dan semangat kolektif dalam menghadapi bencana, pengibaran bendera ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember. Momentum ini dimanfaatkan pemerintah untuk meneguhkan sikap bahwa dalam situasi sulit sekalipun, semangat bela negara tetap hidup dan dijalankan, baik melalui pengabdian birokrasi maupun solidaritas terhadap sesama warga.

Pengibaran bendera di wilayah terdampak banjir menjadi gambaran nyata dari tekad dan keberpihakan pemerintah kepada warganya. Dalam kondisi akses yang masih belum sepenuhnya pulih, dan bantuan logistik yang harus dibagi ke banyak titik, pemerintah daerah tetap berusaha melunakkan semua sekat dengan tindakan langsung di lapangan. Dari distribusi bantuan, evakuasi warga, hingga simbol-simbol semangat seperti pengibaran bendera nasional.

Bencana banjir bandang yang sempat melanda beberapa kecamatan di Gayo Lues telah memutus sejumlah akses, merusak rumah warga, dan membuat sebagian masyarakat terjebak di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau. Meski begitu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi memastikan semua kebutuhan warga terpenuhi.

Dengan pengibaran merah putih di tengah situasi bencana, Pemkab Gayo Lues mengirimkan pesan kuat: semangat bela negara bukan hanya dimaknai dalam konteks pertahanan militer, tetapi juga dalam keberanian untuk tetap berdiri, bekerja, dan hadir bagi rakyat di tengah masa sulit. (RED)

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa
Akses Vital Warga Pulih, Jalan Penghubung Kute Reje–Soyo Kembali Dapat Dilalui Berkat Sinergi Polsek Terangun, Pemerintah Desa, dan Masyarakat
Polsek Blangkejeren Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Ponpes Bunayya, Bangun Semangat Keagamaan di Kalangan Santri
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Aceh Tinjau Pengungsi Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB