Pemerintah Gayo Lues Perkuat Program OTA dan Edukasi Gizi Cegah Stunting Sejak Dini

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 18:36 WIB

50695 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui program Orang Tua Asuh (OTA) dan edukasi gizi yang diberikan sejak dini kepada masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi komprehensif untuk menekan angka stunting yang masih menjadi perhatian serius di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., M.AP, dalam diskusi rembuk stunting yang digelar di Aula Setdakab pada Kamis (07/08/2025), mengungkapkan kekhawatirannya terkait penurunan angka stunting yang dinilai juga dipengaruhi oleh anak-anak yang sudah melewati usia pemantauan. Namun, Kepala Dinas P3AP2KB Gayo Lues, Dr. Sartika Mayasari, menegaskan bahwa penurunan tersebut merupakan hasil nyata dari intervensi pemerintah daerah.

“Sekitar 80 persen penurunan angka stunting ini berkat intervensi yang kami lakukan di lapangan. Program OTA kami galakkan agar setiap anak memiliki orang tua asuh yang mendampingi mereka dalam pertumbuhan dan pemenuhan gizi,” ujar Dr. Sartika saat diwawancarai secara terpisah, Jumat (08/08/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, program OTA tidak hanya membantu memantau perkembangan anak tetapi juga memastikan pemberian gizi yang cukup guna mencegah stunting. Selain itu, edukasi gizi yang diberikan tidak hanya ditujukan kepada ibu hamil, melainkan juga pada calon pengantin dan remaja putri sebagai langkah preventif jangka panjang.

“Pemberian vitamin dan edukasi gizi dimulai sejak dini, bahkan sejak calon pengantin dan putri SMP-SMA agar mereka siap menjadi ibu yang sehat,” tambahnya.

Meski demikian, penanganan stunting di daerah-daerah terpencil masih menghadapi tantangan akses yang sulit. Dinas P3AP2KB memerlukan waktu lebih lama untuk menjangkau kecamatan yang jauh dari pusat kabupaten dibandingkan daerah perkotaan yang lebih mudah diakses.

Dalam rembuk stunting tersebut juga disepakati perlunya pengembangan aplikasi cerdas yang dapat merangkum data posyandu secara real time, sehingga petugas kesehatan dapat proaktif melakukan pemantauan dan intervensi secara tepat sasaran.

Hingga tahun 2025, pemerintah daerah mencatat penurunan angka stunting sebesar 14,8 persen, sebuah pencapaian yang diharapkan terus meningkat dengan dukungan berbagai pihak dan keseriusan dalam pelaksanaan program.

“Kami berharap semua tenaga kesehatan dan petugas lapangan terus bekerja dengan data yang akurat dan mendetail agar penanganan stunting lebih efektif,” tutup Dr. Sartika.

Dengan berbagai upaya preventif dan program yang terintegrasi, Pemerintah Gayo Lues optimistis mampu menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan. (RED(

Berita Terkait

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa
Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi
Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru