Pembunuhan Dokter di Gayo Lues Terungkap, Uang Hasil Kejahatan Dihabiskan untuk Sabu dan Judi Slot

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:14 WIB

50595 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES  |  Kasus pembunuhan disertai pencurian yang menewaskan seorang dokter di Kabupaten Gayo Lues akhirnya terungkap setelah penyelidikan intensif aparat kepolisian. Peristiwa tragis yang sempat menggemparkan masyarakat ini tidak hanya mengungkap tindakan kekerasan yang brutal, tetapi juga fakta bahwa uang hasil kejahatan digunakan pelaku untuk membeli narkotika jenis sabu dan bermain judi slot.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo SIK melalui Kasatreskrim Polres Gayo Lues, Iptu M Abidinsyah SH MH, dalam konferensi pers, Kamis (26/3/2026), membeberkan bahwa tersangka berinisial FA (31) menghabiskan uang hasil kejahatannya dalam waktu singkat. Berdasarkan pengakuannya, selain digunakan untuk kebutuhan pribadi, uang tersebut dihamburkan untuk berfoya-foya selama beberapa hari dalam pelariannya.

Ia menjelaskan bahwa tersangka bahkan sempat berada di luar daerah sebelum kembali ke Gayo Lues tanpa bekal yang cukup. Dalam perjalanan, tersangka diketahui sempat diturunkan oleh angkutan umum di wilayah Umah Buner karena tidak memiliki ongkos, serta membawa minuman keras jenis tuak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan kasus ini juga mengurai kronologi aksi pelaku yang masuk ke rumah korban dengan cara merusak jendela di sisi samping kiri bangunan. Tersangka mencongkel kaca nako hingga terjatuh, yang sempat membuatnya menghentikan aksi karena khawatir menimbulkan kecurigaan warga. Setelah memastikan situasi aman, ia melanjutkan dengan membongkar teralis jendela menggunakan pahat dan obeng selama sekitar satu jam.

Peristiwa pembunuhan terjadi pada waktu sahur. Tersangka yang masuk secara diam-diam ke dalam rumah tanpa disadari awalnya berada di area dapur. Namun, suara dari gantungan pintu yang tersenggol membuat korban terbangun dan memergoki keberadaannya. Dalam kondisi panik, tersangka langsung membekap dan mencekik korban.

Korban sempat melakukan perlawanan sengit. Hal ini dibuktikan dari hasil visum yang menemukan bekas gigitan pada jari telunjuk tangan kiri tersangka. Dalam situasi tersebut, tersangka terus menekan korban hingga mengalami kondisi kritis. Setelah korban melemah, tersangka mengikat tangan korban di atas tempat tidur.

Untuk memastikan korban meninggal dunia, tersangka kembali membekap hidung dan mulut korban dalam waktu cukup lama hingga tidak ada lagi pergerakan. Setelah itu, tubuh korban ditutup menggunakan selimut.

Tidak berhenti pada tindakan kekerasan, tersangka kemudian menggeledah seluruh bagian rumah, baik di lantai atas maupun bawah. Ia mengambil sejumlah barang berharga, di antaranya uang tunai, perhiasan, sepeda motor, dan sebuah laptop. Bahkan, dalam perkembangan penyelidikan, diketahui tersangka sempat kembali ke lokasi kejadian beberapa hari setelahnya untuk mengambil barang tambahan.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di dalam rumahnya pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB oleh seorang saksi. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya tanda-tanda kematian tidak wajar, sehingga penyelidikan pun dilakukan secara mendalam.

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa aksi pelaku telah direncanakan sebelumnya. Ia datang dengan membawa sejumlah alat untuk membobol rumah korban pada dini hari. Pelaku sempat menggeledah lantai satu sebelum akhirnya naik ke lantai dua dan bertemu dengan korban, yang kemudian memicu terjadinya aksi kekerasan.

Setelah melakukan kejahatan, tersangka melarikan diri ke wilayah Kutacane, Aceh Tenggara. Sebagian barang hasil curian dijual, sementara sisanya disembunyikan. Aparat kepolisian yang melakukan pengejaran intensif akhirnya berhasil menangkap tersangka di kawasan Kota Blangkejeren, setelah sebelumnya sempat dilakukan pengejaran hingga ke wilayah pedalaman.

Dalam pengakuannya, tersangka menyebut perbuatannya dilakukan karena panik setelah aksinya diketahui korban. Namun, penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya unsur perencanaan serta motif lain di balik tindakan tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal terkait pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Hingga kini, proses penyidikan masih terus berlangsung untuk melengkapi alat bukti dan mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.(red)

Berita Terkait

Sidang Rabusin di Blangkejeren Memantik Tanda Tanya Besar: Mengapa Surat yang Diduga Palsu Tetap Dipakai untuk Menjerat Warga?
Banjir dan Material Pasir Terjang Kampung Pertik, Akses Terbatas, 13 Rumah Warga Rusak
Sidang Rabusin di Gayo Lues: Ujian Integritas Pengadilan dalam Sengketa Lahan dan Dugaan Kriminalisasi
Dugaan Penganiayaan Brutal di Proyek Batalion TP 855 Gayo Lues, Korban Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Anak-anak Pining Bertaruh Nyawa di Sungai, Negara Pilih Diam
Gaji Linmas Belum Cair Sejak 2025, Warga Kritik Keras Kinerja Keuangan Pemkab Gayo Lues
Jembatan Pintu Rime Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pining Bertaruh Nyawa Setiap Hari
Kesuburan Gayo Lues 2025 Silam: Harmoni Program dan Ketekunan Petani

Berita Terkait

Senin, 5 Agustus 2024 - 13:57 WIB

Amal Hasan: Alumni USK Harus Berperan di Garda Terdepan Pembangunan Daerah

Senin, 10 Juni 2024 - 23:23 WIB

Paisal, SE Terpilih Sebagai Ketua Umum Musara Gayo Medan -Sumatera Utara

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:30 WIB

Pemkab Nagan Raya Terima Penghargaan Dari BPJS.

Jumat, 24 November 2023 - 14:20 WIB

Relawan Afrika Ikut Jalan Sehat HUT PGRI Korwil V

Rabu, 25 Oktober 2023 - 11:45 WIB

Pilkades Desa Tung-Tung Batu Kab.Dairi

Selasa, 20 Juni 2023 - 13:43 WIB

Kombes Pol Purn Haji Jhon Hendri bergabung ke Partai Ummat, Jadi Bacaleg DPR RI Dapil I Sumut

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Berita Terbaru

Subandi. S. Si, M. Si Kacabdin Bener Meriah

BENER MERIAH

Lulus SNBP 2026, 158 Siswa Bener Meriah Tembus 11 PTN Favorit

Jumat, 3 Apr 2026 - 16:24 WIB