HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

MGI Academy, Arts Company dan Sanggar Tari Terlaris Ibukota Tertantang Lestarikan Budaya Indonesia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:30 WIB

50221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Semakin masuk budaya barat atau negara lain ke Tanah Air, MGI Academy semakin tertantang untuk melestarikan budaya Indonesia. Tak hanya Tarian Betawi dari Ibukota Jakarta, tarian dari Aceh hingga Papua juga telah dikuasai oleh para penari MGI Academy, seperti disampaikan oleh CEO Tunggal MGI Academy, Fedri Ramadhan pada awak media, Jumat (21/6/2024).

Fedri Ramadhan juga mengatakan, MGI Academy didirikan pada 1 November 2022. Saat ini MGI Academy hadir dengan pilihan tarian daerah dari 30 Provinsi di Indonesia, dan konsisten memberikan tampilan menghibur di setiap event nasional hingga internasional di Jakarta.

“Saya membangun MGI ini sejak 2 tahun lalu. Berawal dari kecintaan saya ke dunia seni, baik itu teater, tari, hingga seni tarik suara. Saya kumpulkan para penari yang merantau dari daerah, tujuannya bisa mengisi waktu kosong mereka di sela-sela kesibukan mereka bekerja di ibukota, sekaligus bisa menyalurkan hobi para perantau hingga bisa menjadi income tambahan buat para pejuang keluarga ini,” kata Fedri Ramadhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MGI Sendiri memiliki akronim dari Mantiko Group Indonesia, merupakan holding company milik Fedri Ramadhan yang menaungi 7 perusahaan miliknya. Art company tersebut telah berizin resmi dari Kementerian Hukum dan HAM di bawah payung CV. Indonesia Muda Academy.

Pada kesempatan yang sama, Branch Manager MGI Academy, Mami Riri mengatakan MGI berhasil bekerja sama dengan lebih dari 20 Kementerian di Jakarta dan juga 7 BUMN dan ratusan coorporate swasta dan Asosiasi.

“Dua tahun ini adalah perjuangan membangun kredibilitas yang luar biasa bagi kami. Progress-nya naik secara signifikan, bahkan MGI Dancer dan MGI Band bisa perfom sampai 14 kali perbulan di berbagai event, tentu didukung oleh client setia, event organizer, hingga banyak hotel dan restoran sebagai venue diselenggarakannya event-event ini,” kata Mami Riri.

Hal senada juga diungkapkan oleh Head of Coach & Coreographer MGI, Phupu Mahesh, “Belasan event perbulan itu tentu tak gampang kita dapatkan tanpa kualitas yang mumpuni, apalagi di ibukota, jumlah sanggar tari jumlahnya sangat banyak. Saat ini dancer kami berjumlah 30 orang lebih, rata-rata kami rekrut dari Lulusan Institut Seni Indonesia atau Sarjana Sendra Tari dari univesitas terkemuka di Indonesia. Bahkan beberapanya sudah Lulusan S2 Seni, jadi perbedaannya adalah dari kualitas dancer. Kami tidak mendidik pemula, tapi dancer yang sudah punya basic, dan kita latih untuk menjadi professional dancer. Alhasil, kita mampu kuasai tarian daerah lintas provinsi di Indonesia, selain itu para penari kita juga sudah tampil di berbagai Negara Seperti Taiwan, Romania, Korea Selatan, Dhubai, Turkey, Dan beberapa negara lainnya di Eropa.”

MGI Academy Dancer memiliki beberapa tarian unggulan, seperti Tari Indonesia Vaganza yang merupakan gabungan tari tradisi dari 5 pulau di Indonesia, Tari Sambah Badantiang dari Sumatera Barat, Tari Sembah None dari Betawi, Tari Lenggang Melayu dari Riau, Tari Paduppa Bosara dari Sulawesi Selatan, Tari Mamboo Simboo dari Papua, dan beberapa tarian dari Bali, Kalimantan, dan daerah lainnya.

Selain tari, produk unggulan MGI Academy juga adalah band perfomance yang dikenal dengan MGI Band. MGI Band menggandeng artis-artis jebolan ajang kompetisi tarik suara tingkat nasional sebagai penyanyinya, seperti: Indonesian Idol, Rissing Stars, KDI, Bintang Pantura, Kontest Swara Bintang, dan The Voice.

MGI konsisten dengan kualitas performer yang baik, dan sejauh ini tidak pernah gagal membuat pecah dan berkesan pada event-event para clientnya. Sehingga wajar saja hal tersebut membuat MGI dikenal sebagai sanggar tari dan art company terlaris di Ibukota Jakarta.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

South Queen, Girl Group Hipdut Pertama Indonesia Siap Mengubah Selera Penikmat Dangdut Modern
Amira Kim bersama Senada Digital Records Ceritakan Nusantara Lewat Nada
Teman Hebat Records Rilis 15 Lagu Penyanyi Berkebutuhan Khusus, Dunia Musik Jadi Ruang Inklusif untuk Berkarya
Yovan Rilis Single Perdana “Maaf Cinta”, Kolaborasi Bareng Eks Drummer Jamrud Herman Husin
Kenneth Trevi Buktikan Disleksia Bukan Batas: Dari Penyanyi, Penulis Lagu hingga Recording Engineer
Lingling Siap Tampil Perdana di Sinetron Nasional, Perjuangan Perantau Asal Malang Jadi Sorotan
Vanya Wijaya Ajak Generasi Muda Ikut Lomba Nyanyi Tingkat Nasional “Jiwantara Kanjuruhan 2026 Season I”
Michelle Quinessha Rilis “Like A Diamond”, Penyanyi Usia 12 Tahun Siap Go Internasional

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:14 WIB

DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:57 WIB

DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terbaru