Menteri dan Wakil Menteri PKP Kembalilah ke Jalan yang Benar!!!

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025 - 02:03 WIB

50413 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Sri Radjasa, M. BA (Pemerhati Intelijen)

TIDAK bermaksud mengecilkan kemampuan politisi di negeri ini, tapi politisi juga harus jujur, bahwa dirinya bukan superman. Apalagi ketika politisi dengan angkuh mengatakan “semua pekerjaan bisa dilakukan, kecuali menjadi politisi”. Untuk menilai sang politisi sukses, melalui uji kompetensi dengan kriteria “jika seorang politisi berbicara dihadapan rakyat, kemudian rakyat menyakini dan percaya atas ucapan politisi tersebut. Tapi bersamaan dengan itu, sang politisi bingung, karena dia sendiri tidak percaya dengan ucapannya”.

Kementerian perumahan dan kawasan pemukiman yang dinahkodai dua punggawa politik, merupakan ujung tombak untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, melalui optimalisasi pembangunan perumahan subsidi untuk rakyat kecil. Kebijakan pembangunan rumah subsidi, telah berjalan sejak beberapa tahun lalu dan memberi pengaruh positif bagi pembangunan manusia Indonesia yang bermartabat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perumahan merupakan kebutuhan primer bagi rakyat, sebagaimana diatur dalam undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman menyatakan bahwa negara berkewajiban melindungi dan memenuhi hak warga negara atas perumahan yang layak dan terjangkau.

Tantangan untuk mengimplementasikan UU No1 tahun 2011, justru datang dari pucuk pimpinan kementerian PKP. Rencana kebijakan menteri maruarar untuk merubah ukuran rumah subsidi menjadi kecil, sehingga tidak memenuhi standar nasional dan internasional.

Disamping itu, rencana menteri maruarar, memberi kesan negara membiarkan rakyat kecil harus terlihat miskin. Problem lain terkait pembangunan rumah subsidi, datang dari wamen PKP dengan gagasan berbasis biaya tinggi yang mencekik leher rakyat. Pertama mematok pajak tinggi untuk landed house dan penghapusan subsidi rumah untuk pembeli. Usulan kedua petinggi kementerian PKP, seperti rencana bangun tidur, tanpa memiliki tujuan yang jelas, tidak fleksibel, ngejelimet dan irasional.

Rencana kebijakan menteri dan wamen PKP yang menyangkut nasib dan hajat hidup orang banyak, berpotensi menggagalkan sasaran pembangunan nasional. Tentunya perlu dianalisa secara mendalam, karena tidak menutup kemungkinan, kebijakan kedua petinggi kementerian PKP, berdampak terdegradasinya kepercayaan public terhadap kepemimpinan presiden Prabowo. (*)

Berita Terkait

DPC APDESI Aceh Apresiasi Bupati Nagan Raya TRK Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun
Peradaban yang Retak: Ketika Stratifikasi Sosial Bergeser Menjadi Syahwat Kekuasaan
Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral
Tasyakur Ke -9 Dan Pelepasan Murid MIN 3 Nagan Raya Tahun Ajaran 2025-2026.
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Rumah Transmigrasi Desa Blang Lango
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Gebuk Transmigrasi Desa Blang Lango
Bupati TRK Diwakili Plt Sekda Ikuti Peresmian Operasional 1.061 KDKMP Secara Virtual
PT Socfindo Semayam Salurkan Bantuan Sembako untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:48 WIB

Pasacsarjana Umuslim Yudisium 147 lulusan Angkatan V

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:24 WIB

JASA Bireuen Dukung Penuh Pergub JKA 2026: Bukti Keberpihakan Pemerintah Aceh kepada Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:54 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Pendampingan Industri Hasil Tembakau Lewat Customs Visit Customer di Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 04:33 WIB

Iswahyudi Terima SK DPP PAN, Konsolidasi Politik PAN Bireuen Diperkuat Jelang Agenda Strategis Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 18:48 WIB

350 Hektare Sawah di Gandapura Terselamatkan dari Ancaman Gagal Panen, Respons Cepat Pemerintah Jadi Kunci

Rabu, 1 April 2026 - 20:47 WIB

Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:32 WIB

Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:24 WIB

Salurkan Bantuan, Bea Cukai Lhokseumawe ke Gampong Teupin Raya

Berita Terbaru