Kodim 0113 Gayo Lues dan Pemkab Bersinergi Wujudkan Swasembada Pangan di Musim Kemarau 2025

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 02:38 WIB

50442 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren Menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional, Komando Distrik Militer (Kodim) 0113/Gayo Lues bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyatakan komitmen bersama untuk mendukung program swasembada pangan menghadapi musim kemarau 2025.

Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Zoom Meeting nasional yang difasilitasi Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Panglima TNI, dan diikuti oleh seluruh jajaran Forkopimda dan instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian Gayo Lues.

Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan arahan langsung dari pemerintah pusat guna memastikan daerah-daerah siap menghadapi ancaman krisis pangan akibat perubahan iklim dan kemarau panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini bukan hanya melibatkan TNI, tetapi juga seluruh Forkopimda dan Dinas Pertanian. Kita ketahui bersama bahwa ketahanan pangan saat ini menjadi program utama nasional,” kata Dandim usai mengikuti rapat, Kamis (6/6/2025).

Agus menjelaskan bahwa sebagian besar sawah di Indonesia, termasuk di Gayo Lues, merupakan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada musim. Oleh karena itu, upaya optimalisasi lahan pertanian perlu segera dilakukan agar sawah tetap bisa berproduksi meski di musim kemarau.

“Fokus kegiatan ini adalah mencari solusi untuk menghidupkan kembali sawah tadah hujan, melalui program pompanisasi dan perbaikan sistem irigasi. Ini penting agar sawah tetap produktif,” ujarnya.

Menurut Dandim, peran TNI dalam program ini bersifat pendampingan dan mobilisasi, terutama untuk membantu percepatan tanam dan pengelolaan lahan di lapangan bersama Dinas Pertanian.

“Di Gayo Lues ini kita tidak menjalankan program OPLAH (optimalisasi lahan), namun kita fokus pada LTT Reguler, yakni Luas Tambah Tanam secara rutin dan konsisten di lahan yang memang sudah tersedia,” jelasnya.

Program LTT Reguler ini, lanjutnya, bertujuan untuk memastikan lahan pertanian yang sudah ada dapat terus ditanami secara optimal, terutama padi sebagai komoditas utama, guna mendukung ketersediaan pangan lokal selama musim kemarau.

Dengan sinergi antara TNI, Pemkab Gayo Lues, dan instansi teknis lainnya, diharapkan swasembada pangan di tingkat lokal dapat terwujud dan menjadi penyangga ketahanan pangan nasional di masa yang akan datang. (Abdiansyah)

 

Berita Terkait

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:37 WIB

Disfungsi Birokrasi Pendidikan Aceh Selatan: Aktivis Tuding Kadisdik dan Kacabdin Gagal Total, Krisis Ini Tak Lagi Bisa Ditoleransi

Senin, 20 April 2026 - 01:59 WIB

Kepala BPMP Aceh Kunjungi Disdikbud Aceh Selatan, Siap Bersinergi Terapkan Program Prioritas Pendidikan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 03:30 WIB

Plt Kadisdikbud : Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Rabu, 8 April 2026 - 22:04 WIB

Penempatan Guru PPPK Paruh Waktu di Aceh Selatan Gunakan Sistem RTG

Senin, 6 April 2026 - 18:39 WIB

Publik Geram Sri Wahyuni Didesak Transparan: Hilangnya Dokumen BOS Dinilai Janggal dan Sarat Manipulasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:52 WIB

Baital Mukadis Jaga Stabilitas Pemerintahan Aceh Selatan Tanpa Manuver Politik Saat Menjadi Plt Bupati

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:16 WIB

SPPI Aceh Selatan Berbagi Ratusan Paket Takjil Gratis kepada Pengendara

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:23 WIB

Mahasiswa Tetap Kawal Dugaan Penggelapan Dana PIP di SMA Negeri 1 Trumon

Berita Terbaru