Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.I.K untuk menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. Melalui ucapan resmi yang disampaikan bersama jajaran serta Bhayangkari, semangat Hari Kemenangan diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial di wilayah Aceh Tenggara.
Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Tenggara, Ny. Ilma Yulhendri, tampil dengan balutan busana resmi yang mencerminkan kesederhanaan namun tetap berwibawa. Keduanya menyampaikan ucapan “Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh masyarakat yang merayakan Idul Fitri setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadhan.
Ucapan tersebut tidak sekadar menjadi formalitas tahunan, melainkan juga mengandung pesan moral yang mendalam. Idul Fitri dimaknai sebagai momen untuk kembali kepada fitrah, membersihkan diri dari kesalahan, serta memperbaiki hubungan antarsesama. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, nilai-nilai ini dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kedamaian, terutama di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Aceh Tenggara juga menekankan bahwa peran kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang ikut merasakan denyut kehidupan sosial. Oleh karena itu, pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan masyarakat terus diupayakan, termasuk melalui momentum keagamaan seperti Idul Fitri.
Di sisi lain, Bhayangkari sebagai organisasi pendamping Polri turut berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai kekeluargaan dan kepedulian sosial. Kehadiran Bhayangkari dalam setiap kegiatan sosial dan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara institusi kepolisian dan masyarakat.
Perayaan Idul Fitri tahun ini juga diharapkan menjadi ajang refleksi bersama, tidak hanya bagi aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh elemen masyarakat Aceh Tenggara. Semangat saling memaafkan dan mempererat silaturahmi diyakini mampu menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.
Dengan semangat Idul Fitri, Kapolres Aceh Tenggara mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, serta bersama-sama membangun daerah ke arah yang lebih baik. Dalam suasana yang penuh berkah ini, harapan akan masa depan yang lebih harmonis pun kembali diteguhkan.










































