KUTACANE | Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tenggara beberapa waktu lalu masih menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Rumah-rumah yang terendam, lahan pertanian yang rusak, serta akses jalan yang sempat terputus menjadi gambaran nyata betapa beratnya beban yang harus dipikul warga. Namun, di tengah situasi sulit tersebut, kehadiran jajaran Polres Aceh Tenggara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membawa secercah harapan baru. Dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, didampingi Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri S.I.K., serta unsur Forkopimda lainnya, rombongan turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak di Kecamatan Tanoh Alas, Jumat (3/4/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini turut dihadiri oleh Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdiyantoro, Sekretaris Daerah Yusrizal, Ketua PMI Aceh Tenggara H. Armen Desky, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah di tengah masyarakat menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian pemerintah dalam membantu warganya yang sedang menghadapi masa-masa sulit. Dengan semangat Jumat Berkah, Kapolres bersama rombongan menyerahkan langsung paket sembako kepada warga, menyapa mereka satu per satu, dan memastikan kondisi kesehatan serta kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Bantuan yang diberikan berupa beras premium lima kilogram dan mi instan, sebagai upaya konkret untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak banjir.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama. Bantuan berasal dari Gubernur Aceh melalui Kapolda Aceh, pemerintah daerah, serta para donatur yang turut berpartisipasi. Ia berharap, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga dan menjadi penguat di tengah cobaan yang sedang dihadapi. Di momen bulan Syawal yang masih terasa hangat, Kapolres juga menyampaikan ucapan Idulfitri kepada masyarakat, sekaligus mengajak untuk tetap menjaga kebersamaan dan saling mendukung dalam menghadapi situasi pasca bencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga yang terdampak, khususnya di Desa Salim Pinim I, Kecamatan Tanoh Alas, yang terdiri dari 17 kepala keluarga. Selain itu, bantuan juga menjangkau wilayah Kecamatan Lawe Alas, meliputi Desa Darul Amin (1 kepala keluarga), Desa Perapat Batu Nunggul (12 kepala keluarga), dan Desa Kuta Cingkam I (2 kepala keluarga). Setiap paket sembako yang diterima warga menjadi simbol kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap masyarakatnya.
Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry mengapresiasi langkah cepat Polres Aceh Tenggara yang dinilai sigap dan peduli terhadap kondisi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polres di tengah masyarakat sangat berarti, menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat bersatu dalam menghadapi bencana. Suasana haru dan penuh kehangatan tampak saat bantuan diserahkan. Warga menyambut dengan antusias dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan, meski di tengah keterbatasan dan kesedihan akibat bencana.
Banjir yang melanda Aceh Tenggara tidak hanya membawa kerugian material, tetapi juga meninggalkan trauma dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, melalui aksi nyata dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai elemen masyarakat, harapan untuk bangkit kembali perlahan tumbuh. Kegiatan penyaluran bantuan ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi simbol kuat kebersamaan dan solidaritas. Diharapkan, melalui kepedulian dan gotong royong yang terus terjaga, masyarakat Aceh Tenggara dapat segera pulih dan bangkit dari dampak banjir, menata kembali kehidupan dengan semangat yang lebih kuat. (red)









































