Jalan Rusak Telan Korban Kecelakaan di Idi Tunong, LAKI Atim Soroti PUPR Setempat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 27 Januari 2025 - 21:03 WIB

503,544 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, Aceh – Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Aceh Timur, Saiful Anwar soroti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat terkait jalan rusak telan korban alami kecelakaan di Kecamatan Idi Tunong.

Viralnya, pemberitaan jalan rusak dan telan korban kecelakaan, tepatnya di jalan Desa Seunebok Jalan dan Desa Blang Siguci Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur beberapa waktu lalu.

Hal itu membuat warga dan aktivis di Kabupaten Aceh Timur angkat bicara ke publik agar pihak Dinas PUPR segera perbaiki jalan tersebut guna antisipasi korban selanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya, Ketua Ormas LAKI DPC Aceh Timur, Saiful Anwar menilai, adanya insiden kecelakaan roda dua di badan jalan telah rusak tepatnya di jalan Keude Geurubak Kecamatan Idi Rayeuk, di Desa Gampong Jalan itu, lantaran kurang pekanya dan lemahnya pengawasan dari Dinas PUPR Aceh Timur,

Pihaknya juga mendesak agar pemerintah segera mengevaluasi Dinas PUPR Aceh Timur terkesan dianggap mandul untuk bekerja dalam pelayanan masyarakat.

“Seharusnya, Dinas PUPR Aceh Timur peka dalam mengawasi dan monitor setiap badan jalan rusak parah, terutama di Idi Tunong Aceh Timur itu, jangan berpola pura-pura setel pekak atau pun setel kebas,” ujar Saiful Anwar, Senin (27/01/25).

Sambungnya, “Ini berkaitan dengan pemerintah Kabupaten Aceh Timur, mereka juga adalah pihak Dinas PUPR setempat,” kata Ketua DPC LAKI Aceh Timur itu.

Jelas tentunya, lanjut Saiful, para pegawai instansi tersebut selalu menerima gajih dari pemerintah kabupaten itu sendiri pada setiap bulannya untuk bekerja sesuai tupoksinya masing-masing.

“Seharusnya mereka dapat bekerja maksimal untuk melayani, jangan malah terkesan pura-pura pekak. Gak tau adanya badan jalan rusak, kemudian mengakibatkan dan menimbulkan kecelakaan bagi warga atau masyarakat,“ tegas ketua Ormas LAKI DPC Aceh Timur.

Saiful lebih lanjut berkata, tentunya hal tersebut, menjadi perhatian khusus bagi publik khususnya pemangku kebijakan di Kabupaten Aceh Timur untuk dapat perioritaskan perbaikan badan jalan di Kecamatan Idi Tunong itu.

Pasalnya, kata saiful membeberkan kembali, tidak sedikit juga anggaran dana yang diberikan oleh pemerintah untuk pembangunan, pemeliharaan badan jalan mau pun jembatan khususnya di Kabupaten Aceh Timur tersebut.

“Jalan adalah salah-satunya, sarana untuk masyarakat. Bukan, anggaran dana itu. Untuk pejabat pemerintahan, tetapi untuk pengembangan ekonomi serta juga sarana pendidikan yang jelas itu. Kebutuhan masyarakat banyak, seharusnya juga di ketahui. Kita semua ikut andil dalam pembangunan melalui pajak,” pungkas Saiful melalui rilisnya.

“Mirisnya, ini sudah ada yang kecelakaan,” tambah saiful, dilanjutkan, untuk itu, Saiful meminta agar pemerintah segera memperbaiki jalan rusak yang berlokasi di Kabupaten Aceh Timur.

Tambahnya, dan dapat menepatkan dimana perioritasnya kebutuhan sarana dan prasarana bagi rakyat, sehingga masyarakat dapat menggunakannya. Katanya dia, tidak lagi khawatir juga tidak ada lagi korban kecelakaan.

“Kami harap pemerintah segera perbaiki, jangan sampai menunggu korban jiwa baru ada tindakan,” tandasnya.*

Berita Terkait

Medco E&P Malaka Jangkau Ribuan Penerima Manfaat Lewat Program Ramadan Di Aceh Timur
Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak
IKABNAS Lemhannas membantu pendidikan warga Pasca bencana Hidrometeorologi di Aceh Timur
Medco E&P Malaka Beri Dukungan Psikososial bagi Anak Terdampak Banjir di Aceh Timur
Kanwil DJBC Aceh dan Bea Cukai Langsa Bersama BNN Ungkap Penyelundupan 60 Kilogram Sabu di Aceh Timur
Medco E&P Malaka Distribusikan 1,13 Juta Liter Air Bersih untuk 56 Desa Pascabanjir Aceh Timur
Tragedi Idi Cut 3 Februari 1999 Pelanggaran HAM Berat?
Dukung Program Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi Pascabencana, Polres Aceh Timur dan Jajarannya Tanam Bibit Bantuan Kapolda Aceh

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:09 WIB

Polri Bongkar Produksi dan Peredaran Gas N20 Merk Whippink dengan Omset Miliaran Rupiah

Rabu, 15 April 2026 - 19:33 WIB

Mayat Pelajar di Muara Kaliadem, Polisi Periksa Delapan Saksi dan Dalami Dugaan Tawuran

Rabu, 15 April 2026 - 19:31 WIB

46 Batang Rel Kereta Dicuri di Way Kanan, Polisi Tangkap Dua Pelaku dan Telusuri Dugaan Jaringan

Rabu, 15 April 2026 - 19:16 WIB

Mayat Pria dengan Luka di Leher Gegerkan Warga Jombang

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

Polda Kepri Ungkap 41 Kasus Narkotika, Sita Ribuan Butir Ekstasi dan Etomidate Cair

Sabtu, 11 April 2026 - 17:29 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Senin, 6 April 2026 - 16:55 WIB

Dua Oknum Pejabat Sempat Diamankan Terkait Judol, Bupati Gayo Lues Diminta Berikan Penjelasan 

Kamis, 2 April 2026 - 21:15 WIB

Mawardi Basyah Anggota DPR Aceh Fraksi Partai PPP Ditahan di Lapas Kelas IIB Banda Aceh

Berita Terbaru

ARTIKEL

Kecanduan Judol, Nyawa Ibu Kandung Melayang

Kamis, 16 Apr 2026 - 06:10 WIB

GAYO LUES

BGN Setop Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Kamis, 16 Apr 2026 - 05:57 WIB

YOGYAKARTA

Gandung Pardiman Bantu Korban Laka di Gunungkidul

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:30 WIB