Gayo Lues Utamakan Padi Hadapi Kemarau, Wabup: Sawah Jangan Dibiarkan Kosong

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 02:33 WIB

50476 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan penanaman padi sebagai langkah utama menghadapi musim kemarau dan menjaga ketahanan pangan daerah. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki, usai mengikuti rapat koordinasi nasional bersama Menteri Pertanian RI secara virtual dari Aula Makodim 0113/GL, Kamis (6/6/2025).

Dalam rapat tersebut, Maliki menyatakan bahwa padi tetap menjadi prioritas utama yang akan ditanam oleh masyarakat, meskipun kondisi cuaca ekstrem seperti kekeringan diprediksi terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

“Kita utamakan padi. Namun jika tidak memungkinkan, masyarakat bisa diarahkan menanam komoditas lain seperti jagung, umbi-umbian, atau sayur-sayuran yang sesuai dengan kondisi iklim daerah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maliki juga menegaskan bahwa lahan sawah yang ada di Gayo Lues tidak boleh dibiarkan menganggur. Menurutnya, partisipasi aktif petani untuk tetap mengelola sawah akan sangat menentukan keberhasilan program ketahanan pangan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

“Sawah jangan dibiarkan kosong. Kami berharap masyarakat tetap menanam padi agar target swasembada pangan tercapai,” katanya.

Pemerintah Kabupaten, lanjut Maliki, telah menyalurkan bantuan bibit padi kepada petani dan merencanakan pendistribusian pupuk melalui pemerintah kecamatan atau desa guna mendukung musim tanam berikutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues, Juanda Syahputra, menyebutkan bahwa produksi padi di kabupaten tersebut saat ini mencapai 32.000 hingga 35.000 ton per tahun, dengan luas lahan sawah sekitar 4.200 hektare. Sementara kebutuhan konsumsi masyarakat hanya sekitar 25.000 ton per tahun, sehingga Gayo Lues saat ini sudah berada dalam posisi surplus.

Juanda menambahkan, produktivitas rata-rata padi saat ini berada pada angka 4,8 ton per hektare dengan indeks pertanaman (IP) sebesar 1,3. Pemerintah menargetkan peningkatan IP menjadi 2 dalam dua tahun ke depan agar petani bisa menanam dua kali dalam setahun.

Dengan strategi yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta keterlibatan aktif masyarakat, Gayo Lues optimistis mampu mempertahankan swasembada pangan meski dihadapkan pada tantangan musim kemarau. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi
Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren
Klaim Sudah Patuh Tak Menjawab Surat Resmi dan Temuan Lapangan, LIRA Sebut PT Rosin Masih Bermasalah dari Hulu ke Hilir

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:37 WIB

Disfungsi Birokrasi Pendidikan Aceh Selatan: Aktivis Tuding Kadisdik dan Kacabdin Gagal Total, Krisis Ini Tak Lagi Bisa Ditoleransi

Senin, 20 April 2026 - 01:59 WIB

Kepala BPMP Aceh Kunjungi Disdikbud Aceh Selatan, Siap Bersinergi Terapkan Program Prioritas Pendidikan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 03:30 WIB

Plt Kadisdikbud : Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Rabu, 8 April 2026 - 22:04 WIB

Penempatan Guru PPPK Paruh Waktu di Aceh Selatan Gunakan Sistem RTG

Senin, 6 April 2026 - 18:39 WIB

Publik Geram Sri Wahyuni Didesak Transparan: Hilangnya Dokumen BOS Dinilai Janggal dan Sarat Manipulasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:52 WIB

Baital Mukadis Jaga Stabilitas Pemerintahan Aceh Selatan Tanpa Manuver Politik Saat Menjadi Plt Bupati

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:16 WIB

SPPI Aceh Selatan Berbagi Ratusan Paket Takjil Gratis kepada Pengendara

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:23 WIB

Mahasiswa Tetap Kawal Dugaan Penggelapan Dana PIP di SMA Negeri 1 Trumon

Berita Terbaru