DI TENGAH BANJIR ACEH, BOS GAM HADIR TANPA SEREMONI BANTU WARGA TERDAMPAK

HS

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:49 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie– Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya menggugah kepedulian banyak pihak. Salah satunya datang dari Muhammad Ridha, pengusaha SPBU Paru di Pidie Jaya yang akrab disapa Bos Gam.

Di tengah situasi darurat, ia memilih turun langsung ke lapangan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak tanpa banyak sorotan.

Bos Gam menyalurkan berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari bahan pokok hingga makanan siap saji. Bantuan yang diberikan meliputi beras, air mineral, minyak goreng, telur, mi instan, serta ribuan nasi bungkus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, demi memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi, ia memotong tiga ekor sapi untuk dibagikan kepada korban banjir di Pidie dan Pidie Jaya.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, pada malam pertama banjir Bos Gam bersama tim relawan juga terjun langsung melakukan evakuasi warga di sejumlah gampong, seperti Adan, Jumphoh, Jurong Bale, dan Aron Kembang Tanjong.

Lorong sempit hingga gang buntu tetap dilalui demi memastikan warga menerima bantuan masa panik secara merata.

Kepedulian Bos Gam juga menyentuh sisi spiritual masyarakat. Ia menyalurkan perlengkapan ibadah seperti sajadah, Al-Qur’an, mukena, dan kain sarung bagi keluarga yang kehilangan harta benda akibat terendam banjir. “Setidaknya saudara-saudara kita tetap bisa beribadah dengan layak di tengah kondisi sulit,” ujarnya.

Ikatan emosional membuat langkah kemanusiaan ini semakin kuat. Pidie Jaya merupakan kampung halaman sang istri, sehingga Bos Gam mengaku merasa terpanggil untuk berbuat lebih.

Sedikitnya 5.000 nasi bungkus telah dibagikan hingga ke pelosok permukiman padat penduduk. Menurutnya, nilai bantuan mungkin tak besar, namun keikhlasan adalah hal utama.

Kepedulian itu belum berhenti. Mendengar kondisi warga Aceh Tamiang yang mulai kembali ke rumah dengan lumpur masih menumpuk, Bos Gam kini menyiapkan bantuan lanjutan berupa sepatu karet, alas tidur, kelambu, air bersih, serta alat kebersihan.

Ia berencana menetap sekitar satu pekan di wilayah tersebut untuk membantu pemulihan. “Selama saudara kita belum bangkit, kami belum merasa tenang. Semoga bantuan kecil ini membawa makna besar,” tutupnya.[]

Berita Terkait

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen
Tarmizi Age: Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Cukong, Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh
Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh
Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru