slot preparation.lsrs.lu

Dadan Hindayana Segera Diseret ke Meja Hijau Terkait Kasus Korupsi MBG

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 10:31 WIB

50288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Langkah tegas diambil Kejaksaan Agung dalam menuntaskan perkara rasuah yang mencoreng integritas tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Penyidik resmi melimpahkan berkas perkara beserta para tersangka ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, menandai berakhirnya tahap penyidikan yang telah menyita perhatian publik selama ini. Mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dipastikan akan segera menjalani proses persidangan menyusul penetapan status berkas perkara yang dinyatakan lengkap atau P21.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu, 30 September 2026, pelimpahan tahap kedua ini merupakan tindak lanjut atas temuan penyidik terkait adanya penyimpangan dalam tata kelola program strategis tersebut untuk periode tahun 2025-2026. Kepala Pos Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa selain Dadan Hindayana, dua mantan wakilnya serta pihak swasta yang diketahui bernama Asep Yusuf Sumantri turut diserahkan kepada pihak penuntut umum untuk segera diadili.

Besarnya skandal ini terlihat dari masifnya upaya pengungkapan yang dilakukan aparat penegak hukum. Dalam proses penyidikan yang berlangsung intensif, penyidik tercatat telah memeriksa setidaknya 233 orang saksi guna mengonstruksi dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara tersebut. Kejaksaan menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan toleransi terhadap praktik lancung yang terjadi pada program krusial yang ditujukan bagi masyarakat luas ini. Kasus ini kini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk segera disidangkan di pengadilan guna memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi publik. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp7,6 Miliar di Simeulue Diserahkan ke Kejaksaan, Kerugian Negara Rp851 Juta
Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU
Adik Jenderal Bintang Tiga Tak Kebal Hukum: Mantan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Resmi Ditahan Kasus Pungli PBG dan TPPU
Jadi Tersangka Korupsi CSR BI Rp 28 Miliar Tak Ditahan, Dua Anggota DPR Malah Melenggang Lagi ke Senayan
Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana KONI dan Aset PON XXI Aceh Menguak Borok Tata Kelola Rp 165 Miliar
Lingkaran Setan Politik Berbiaya Tinggi: Saat Jabatan Publik Jadi Mesin Pelunasan Utang
Runtuhnya Integritas Kepala Daerah: Pemecatan Bupati Gowa dan Penangkapan Bupati Klaten oleh KPK
Hercules Akui Terima Rp800 Juta dari Pengacara Summarecon, Berdalih Hati Nurani Saat Serahkan ke KPK

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Berita Terbaru