Bupati Aceh Tenggara Terima Forum Membangun Desa, Sejumlah Isu Masyarakat Dibahas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:45 WIB

50637 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Bupati Aceh Tenggara, Muhammad Salim Fakhry, menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Forum Membangun Desa (Formades) Aceh Tenggara, Rabu (16/7/2025), di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, mulai dari pelayanan dasar hingga pengawasan tata kelola pemerintahan desa.

Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi oleh Inspektur Inspektorat Kariman, Staf Ahli Hatarudin, serta Kepala Kesbangpol Linmas Muhammad A. Yani. Dari pihak Formades, hadir Ketua DPC Muhammad Masir bersama sejumlah perwakilan lainnya.

Topik utama yang disampaikan dalam pertemuan ini mencakup permasalahan air bersih, bantuan pertanian, pencopotan dua camat, serta dorongan untuk mengaudit penggunaan dana desa pada masa jabatan pengulu yang telah berakhir tahun 2023 dan 2024. Forum juga menyampaikan harapan agar visi dan misi kepala daerah dapat diwujudkan lebih merata hingga ke pelosok desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Salim Fakhry menyampaikan apresiasi dan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan yang disertai bukti valid. Ia menekankan bahwa kritik konstruktif menjadi bagian penting dalam membangun daerah.

“Untuk isu-isu yang disampaikan, kami tentu akan segera mengambil langkah. Namun, mohon disertai data dan bukti yang sah agar penanganannya tidak menimbulkan fitnah,” ujar Fakhry. Ia juga menegaskan bahwa salah satu camat telah dicopot pada hari yang sama sebagai bentuk ketegasan dalam penegakan disiplin birokrasi.

Terkait desakan audit dana desa, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan surat penegasan kepada Inspektorat agar pemeriksaan dapat segera dilakukan. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Ketua Formades, Muhammad Masir, menyampaikan keprihatinan atas kinerja dua camat yang diusulkan untuk dicopot. Ia berharap kebijakan tersebut menjadi preseden agar aparatur pemerintahan menjalankan tugas sesuai harapan masyarakat.

“Inspektorat harus bertindak serius. Kami akan terus mengawasi dan jika hasil audit tidak sejalan dengan temuan investigasi kami, maka kami siap melapor kembali bahkan turun aksi,” tegas Masir.

Pertemuan antara pemerintah daerah dan Formades ini dinilai sebagai langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam membenahi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa.

 

Berita Terkait

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Peralatan Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi NTT untuk Tinjau Korban Gempa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Berita Terbaru