BNPB Kerahkan Tim Ahli, Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues Dipercepat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:04 WIB

50391 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Sebagai bentuk keseriusan dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Gayo Lues, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan tim ahli guna memastikan penanganan darurat berjalan tepat sasaran. Langkah ini diambil menyusul masih adanya wilayah terdampak bencana yang belum tersentuh bantuan secara maksimal, terutama kawasan yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.

Pada Rabu, 10 Desember 2025, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, bersama Tim Ahli Kepala BNPB Pusat yang dipimpin Brigadir Jenderal Purnawirawan Bambang Eko Pratolo melakukan peninjauan ke lokasi penampungan sementara di daerah Tetumpun. Kunjungan ini dilakukan untuk memantau langsung kondisi para pengungsi serta meninjau distribusi logistik bagi warga Kecamatan Putri Betung, yang menjadi salah satu wilayah tersulit dijangkau akibat kerusakan akses jalan.

Dalam keterangannya, Bupati Suhaidi mengimbau masyarakat yang terdampak untuk tetap sabar dan kuat menghadapi situasi darurat ini. Ia memastikan bahwa persediaan logistik di gudang bantuan pemerintah daerah masih dalam kondisi aman, meskipun proses pendistribusian harus menunggu pembukaan akses yang tertutup akibat longsor dan kerusakan lainnya. Menurutnya, kendala utama yang dihadapi saat ini bukan pada ketersediaan bantuan, melainkan akses distribusi yang masih terhambat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketersediaan bantuan di Gayo Lues cukup memadai. Kendala terbesar sekarang adalah jalur menuju kecamatan dan desa yang masih terputus. Semoga seluruh warga tetap diberi kekuatan,” ujar Bupati Suhaidi di sela peninjauan.

Selain meninjau lokasi penampungan, Bupati bersama tim BNPB juga memantau langsung proses pembukaan jalan nasional yang menghubungkan Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Tenggara atau yang sering dikenal dengan jalur Gayo Lues–Kotacane. Jalan ini merupakan akses vital tidak hanya bagi arus bantuan, tetapi juga mobilitas warga dan distribusi logistik ekonomi pascabencana.

Namun, pembukaan kembali jalan tersebut menghadapi tantangan besar di lapangan. Struktur geologi yang labil, terutama di kawasan pegunungan, menjadi hambatan utama. Material longsor yang terus menimbun badan jalan membuat pekerjaan harus dilakukan berulang kali. Alat berat diturunkan secara intensif, namun kondisi medan yang berat menyebabkan proses pemulihan akses berlangsung lebih lambat dari harapan awal.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan BNPB menegaskan bahwa seluruh upaya teknis dan logistik terus dimaksimalkan demi menjangkau seluruh wilayah terdampak, terutama desa-desa terisolasi. Komitmen untuk mempercepat perbaikan infrastruktur, pemulihan aktivitas sosial masyarakat, dan stabilisasi distribusi bantuan menjadi prioritas utama saat ini.

BNPB juga telah menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, serta elemen masyarakat untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Tim ahli yang diterjunkan ke lokasi akan terus melakukan evaluasi lapangan dan memberikan rekomendasi teknis yang dibutuhkan, agar langkah-langkah yang diambil dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Di tengah upaya pemulihan yang berlangsung, pemerintah daerah juga tetap mengupayakan langkah-langkah pendampingan psikososial dan perlindungan kelompok rentan, seperti anak-anak, perempuan, dan lansia, di lokasi pengungsian. Kehadiran langsung para pemangku kebijakan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang serta kepastian bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menghadapi masa-masa genting. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Jaringan Telkomsel di Pining Gayo Lues Hilang Dua Hari, Sejumlah Perangkat Dilaporkan Rusak dan Dicuri
Bupati Gayo Lues Dukung Pemulihan NTT, Bagikan Pengalaman Hadapi Bencana
Bupati Gayo Lues Apresiasi Pasar Murah HUT Kejaksaan yang Ringankan Beban Warga
Pemkab Gayo Lues Peringati Hardikda, Tegaskan Pentingnya Pendidikan Kebencanaan di Sekolah
Bupati Gayo Lues Apresiasi Penyaluran 552 Ton Beras Bantuan untuk 18.405 Warga
Pemkab Gayo Lues Tata Pusat Kota Blangkejeren, PKL Akan Ditertibkan
Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 02:29 WIB

Jaringan Telkomsel di Pining Gayo Lues Hilang Dua Hari, Sejumlah Perangkat Dilaporkan Rusak dan Dicuri

Kamis, 3 September 2026 - 02:24 WIB

Bupati Gayo Lues Dukung Pemulihan NTT, Bagikan Pengalaman Hadapi Bencana

Kamis, 3 September 2026 - 02:20 WIB

Bupati Gayo Lues Apresiasi Pasar Murah HUT Kejaksaan yang Ringankan Beban Warga

Kamis, 3 September 2026 - 02:15 WIB

Pemkab Gayo Lues Peringati Hardikda, Tegaskan Pentingnya Pendidikan Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 02:10 WIB

Bupati Gayo Lues Apresiasi Penyaluran 552 Ton Beras Bantuan untuk 18.405 Warga

Rabu, 2 September 2026 - 18:40 WIB

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:50 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru

Berita Terbaru