Berbagai Cerita Kesiapan Konsumsi PON XXI Aceh-Sumut, Prof Mukhlis Yunus Minta Pemerintah Aceh Siapkan menu Khas Daerah

HW

- Redaksi

Kamis, 4 Juli 2024 - 15:54 WIB

50310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Mukhlis Yunus, SE., MS

baranewsaceh.co Banda Aceh – PON XXI sudah didepan mata, namun berkaca dari pengalaman PON sebelumnya di Papua dan Jawa Barat tidaklah masalah, baik dari kesiapan venue, air bersih, penginapan, transportasi, guide, sampai kepada seberapa baik kualitas penyedia jasa catering PON XXI, walau terlihat remeh pemilihan catering bukan perkara biasa, mesti profesional dan aman dikonsumsi serta mewakili lidah nusantara.

Guru Besar Ekonomi USK Prof. Mukhlis Yunus, SE, MS kembali menyorot bidang konsumsi ini, berikut paparannya, Kamis (4/7). Persiapan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara semakin intensif.

Salah satu aspek krusial yang menjadi sorotan adalah penyediaan catering profesional untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan event olahraga terbesar di Indonesia ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan ribuan atlet, ofisial, dan pengunjung yang diperkirakan hadir, kebutuhan akan layanan catering yang berkualitas dan higienis menjadi sangat penting.

PON XXI akan melibatkan lebih dari 11.600 atlet yang berlaga di berbagai cabang olahraga. Ditambah dengan ofisial, pelatih, media, dan penonton, jumlah orang yang harus dilayani mencapai puluhan ribu. Layanan catering profesional diperlukan untuk memastikan semua peserta mendapatkan asupan gizi yang cukup dan makanan yang higienis. Kompleksitas ini membutuhkan perencanaan yang matang dan eksekusi yang presisi.

Kualitas makanan dan standar kebersihan merupakan faktor utama dalam penyediaan catering untuk acara sebesar PON. Atlet membutuhkan makanan yang tidak hanya lezat tetapi juga bergizi untuk mendukung performa mereka di lapangan.

Penyedia catering profesional harus mampu menyediakan menu yang seimbang, memenuhi kebutuhan kalori, serta mematuhi standar kebersihan yang ketat untuk menghindari masalah kesehatan yang bisa berdampak negatif pada pelaksanaan acara.

Aceh dan Sumatera Utara dikenal dengan kekayaan kulinernya yang beragam. Layanan catering di PON XXI tidak hanya harus memenuhi standar internasional dalam hal nutrisi dan kebersihan, tetapi juga mampu menampilkan keberagaman kuliner lokal. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi penyedia catering untuk menciptakan menu yang memadukan makanan lokal dengan selera dan kebutuhan nutrisi para atlet dari seluruh Indonesia.

Penyediaan catering untuk acara sebesar PON XXI juga melibatkan tantangan logistik yang signifikan. Makanan harus disiapkan dan didistribusikan ke berbagai venue secara tepat waktu. Penyedia catering harus memiliki sistem distribusi yang efisien untuk memastikan makanan tiba dalam kondisi segar dan siap saji, tanpa mengorbankan kualitas dan kebersihan.

Untuk mendukung suksesnya PON XXI, penyedia catering diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak lokal, termasuk petani, pemasok bahan makanan, dinas kesehatan, dan pihak lain yang ikut terlibat. Kolaborasi ini tidak hanya memastikan ketersediaan bahan makanan berkualitas tetapi juga mendukung perekonomian lokal.

Pemerintah Aceh dan Sumatera Utara memberikan dukungan penuh untuk memastikan suksesnya PON XXI. Masyarakat lokal juga diajak untuk berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan acara ini, termasuk dalam hal penyediaan bahan makanan dan tenaga kerja untuk layanan catering.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, diharapkan layanan catering yang profesional dan berkualitas dapat mendukung kelancaran dan kesuksesan PON XXI Aceh-Sumut, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua peserta dan pengunjung.

Selain itu Prof. Mukhlis mengatakan pemerintah Aceh perlu menyiapkan penyambut tamu yang ramah untuk setiap kontigen daerah, Al-Qur’an telah menyampaikan penciptaan manusia dari Adam dan Hawa kemudian berkembang menjadi bersuku-suku dan berbangsa-bangsa adalah tidak lain supaya kita semua saling mengenal.

Dalam aktifitas PON XXI ini perlu disiapkan tourguide yang terkoordinir, tugasnya adalah melayani setiap aktifitas resmi atlit dan delegasi daerah agar hajat-hajat mereka selama di Aceh tersampaikan.

“Saudara kita dari tanah Sumatera Utara kemari kita siapkan tourguide orang batak,” ucap Prof. Mukhlis menekankan perhatian agar PON XXI berlangsung sukses. Demikian pula jika ada tourguide dari provinsi di Indonesia Tengah maupun Indonesia bagian Timur, semua kepentingan mereka harus bisa diakomodasi dan dikoordinir dengan baik oleh pemerintah Aceh dalam struktur resmi yang Profesional pula.

Berita Terkait

Perpecahan Guncang IMAPPESBAR: Faji Amin Dinilai Tidak Kompeten, Muncul Gerakan Mosi Tidak Percaya terhadap PLT Agim Jipima
Pemprov Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor untuk Ketiga Kalinya
PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh
Masih Bergerak di Balik Status Nonaktif, Pengamat Nilai Bupati Aceh Selatan Langgar Etika dan Tantang SK Mendagri
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Aceh, Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan
Perkuat Pengendalian Banjir dan Irigasi, Aceh Besar Dorong Sinergi dengan BWS Sumatera I
Pembelajaran di Aceh Mulai Pulih Pascabencana, Sekolah Beroperasi dengan Sarana Seadanya

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:25 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Tiga Remaja Terkait Dugaan Pencurian Kotak Amal Masjid

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:45 WIB

MKGR Aceh Gelar Diklat Kader 2025 di Nagan Raya, Bupati TRK Tekankan Penguatan Kaderisasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:01 WIB

Wabup Nagan Raya Raja Sayang Apresiasi Prestasi Pramuka pada MTR ke-24 Tahun 2025

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemkab Nagan Raya Tutup Perusahaan PT Mon Jambe Karna Belum Ada Izin

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:49 WIB

Beroperasi Tampa Izin : Pemkab Nagan Raya Tutup Perusahaan PT.Mon Jambe

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:58 WIB

Forkopimda Nagan Raya Terbitkan SE Bersama Penertiban Antrian BBM Bersubsidi

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:18 WIB

Kapolres Nagan Raya Menghadiri Peresmian Jembatan Bailey Nagan Raya Via Aceh Tengah

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:10 WIB

Tersangka Kasus Asosila Dilimpahkan Ke Kejaksaan. Ini Kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya

Berita Terbaru