Gayo Lues – Dalam upaya mendukung program peningkatan sektor pertanian, khususnya komoditas kakao, Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Kodim 0113/Gayo Lues, Serma Zulhendri, turut serta mendampingi proses pembagian bibit kakao kepada petani di Desa Marpunge, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, pada Jumat (30/05/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk keterlibatan aktif TNI AD, khususnya Babinsa, dalam membantu percepatan pembangunan di sektor pertanian melalui pendampingan langsung kepada masyarakat di wilayah binaannya. Kehadiran Serma Zulhendri dalam proses pendistribusian bibit kakao mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pihak pemerintahan desa setempat.
Serma Zulhendri terlihat bekerja sama langsung dengan Pj. Kepala Desa Marpunge, Sultan, serta masyarakat desa dalam proses pendistribusian bibit kakao kepada para petani. Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini bukan sekadar pendampingan biasa, tetapi juga sebagai bagian dari dukungan konkret terhadap kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi kakao sebagai salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Gayo Lues.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi kakao di Kabupaten Gayo Lues. Bibit yang baik akan dapat membantu petani dalam meningkatkan kualitas dan hasil produksi kakao,” ujar Serma Zulhendri saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif dalam mendorong para petani untuk terus meningkatkan skala usaha dan taraf hidup mereka. Pendampingan dari Babinsa, menurutnya, bertujuan memberikan semangat serta rasa aman dan percaya diri bagi para petani dalam mengelola pertanian mereka.
“Kami berharap dengan adanya pendampingan ini, petani dapat meningkatkan produktivitas kakao mereka serta meningkatkan taraf hidup melalui hasil pertanian,” tambahnya.
Warga Desa Marpunge sendiri menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan pembagian bibit tersebut. Kehadiran aparat TNI yang langsung terjun ke lapangan dianggap memberi motivasi dan penguatan moral bagi para petani dalam mengembangkan lahan pertanian mereka, khususnya tanaman kakao yang menjadi sumber penghidupan sebagian besar masyarakat setempat.
Masyarakat Kecamatan Putri Betung, khususnya di Desa Marpunge, juga menyampaikan harapan agar program bantuan seperti ini dapat terus digalakkan dan berkesinambungan. Menurut mereka, kehadiran Babinsa dalam proses pendampingan tidak hanya memperlancar kegiatan, tetapi juga mempererat hubungan emosional dan kerja sama antara aparat dan masyarakat desa.
Dengan pendampingan dan distribusi bibit yang dilakukan secara tepat sasaran, diharapkan produktivitas kakao di Kecamatan Putri Betung akan semakin meningkat. Hal ini diharapkan turut berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Gayo Lues secara keseluruhan. (*)









































