Angka Stunting di Gayo Lues Turun 14,8 Persen, Namun Kasus Masih Tinggi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 11 Agustus 2025 - 17:29 WIB

50763 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN, (11 Agustus 2025) – Angka stunting di Kabupaten Gayo Lues pada tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, namun jumlah kasus masih tergolong tinggi, mencapai 148 kasus. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Gayo Lues, Sartika Mayasari.

Menurut Sartika, penurunan angka stunting tahun ini mencapai 14,8 persen. Penurunan ini merupakan hasil dari intervensi berbagai program yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah melalui sinergi antar berbagai pihak terkait, seperti petugas lapangan keluarga berencana (PL KB), bidan desa, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

“Sebenarnya ada sekitar 20 persen kasus stunting yang hilang dari data karena faktor usia, yakni anak yang sudah berumur lima tahun tidak lagi tercatat dalam aplikasi data stunting,” jelas Sartika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia menegaskan bahwa sebagian besar penurunan stunting, yaitu sekitar 80 persen, disebabkan oleh intervensi aktif di lapangan. Intervensi tersebut meliputi pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, dan pemantauan pertumbuhan anak oleh tenaga kesehatan serta perangkat desa.

Dalam hal penanganan, Sartika memaparkan bahwa daerah perkotaan di Kabupaten Gayo Lues cenderung lebih baik dalam mengelola kasus stunting dibandingkan daerah yang sulit dijangkau. Faktor utama adalah akses yang lebih mudah ke fasilitas kesehatan, pelayanan yang lebih optimal, serta ketersediaan edukasi yang dapat diberikan kapan saja dan di mana saja.

“Daerah perkotaan seperti Blangkejeren, Kecamatan Kuta Panjang, dan lainnya sudah menunjukkan hasil maksimal dalam penanganan stunting,” ujarnya.

Sartika juga menggarisbawahi pentingnya edukasi gizi yang berkesinambungan, terutama bagi ibu hamil dan calon pengantin, sebagai upaya preventif agar angka stunting terus menurun di masa mendatang. Program suplementasi zat besi dan vitamin untuk remaja putri menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan generasi sehat.

Meski begitu, Sartika mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan berkomitmen mengatasi permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Gayo Lues. “Kami berharap penurunan ini dapat terus berlanjut dan angka stunting di Kabupaten Gayo Lues dapat semakin ditekan,” pungkasnya. (RED)

Berita Terkait

Dirjen PHL Kementerian Kehutanan Respons Laporan Warga, Industri Getah Pinus di Gayo Lues Diperiksa
Gerakan Kebangsaan: Negara Tak Boleh Takut, Sanksi Resmi Membuktikan PT Rosin Chemicals Indonesia Tak Layak Berlindung di Balik Administrasi
Ganti Nama, Catatan Lama Tetap Melekat: PT Rosin Chemicals Indonesia Masih Dibayangi Sanksi, Teguran Gubernur, dan Jejak Pelanggaran yang Belum Selesai
Bertumpuk Sanksi, PT Rosin Dinilai Seolah Kebal Hukum, LIRA Mendesak Polda Aceh dan Mabes Polri Bergerak Cepat
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Wujud Apresiasi dan Motivasi, Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan kepada Personel Terbaik, Terima Apresiasi dari IDI
Keputusan Gubernur Aceh Jadi Dasar Baru, LIRA Desak PT Rosin Dibekukan Sampai Semua Kewajiban Dipenuhi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru