BANDA ACEH, 6 NOVEMBER 2026, Fauzul Kabir Ash Shiddiq, Wakil Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh, mengecam keras dugaan peristiwa penembakan yang terjadi di wilayah Tiro, Kabupaten Pidie, pada Rabu sore. Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius Panglima TNI dan seluruh pemangku kepentingan.
menurut fauzul, Panglima TNI harus segera mengusut tuntas kejadian tersebut secara transparan, mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta memastikan adanya proses hukum apabila ditemukan keterlibatan dan pelanggaran oleh oknum aparat.
Negara tidak boleh menggunakan senjata untuk menghadirkan ketakutan bagi rakyatnya sendiri. Aparat hadir untuk melindungi masyarakat, bukan menjadi ancaman bagi keselamatan warga sipil.
Selain itu, persoalan Bendera Bintang Bulan Aceh harus diselesaikan melalui dialog dan pendekatan hukum, bukan intimidasi maupun tindakan represif. Bendera Aceh memiliki dimensi sejarah, identitas, dan kekhususan yang tidak boleh dipandang semata-mata sebagai persoalan keamanan.
Aceh telah melewati sejarah konflik yang panjang. Jangan sampai pendekatan yang keliru kembali melukai ingatan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara. Perdamaian Aceh harus dijaga dengan keadilan, penghormatan terhadap hak masyarakat, dan komitmen terhadap MoU Helsinki.
Kami menginginkan Aceh tetap damai, tetapi perdamaian tidak boleh dibangun dengan ketakutan. Jangan lukai rakyat atas nama keamanan, dan jangan korbankan perdamaian Aceh atas nama penertiban.ujar fauzul kabir ash shiddiq (*)









































