HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Pengelolaan DD Kutembaru Agara Diduga Berselemak Masalah. Korek Minta Jaksa Periksa Pengulu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:18 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane Bara News Selasa 27 oktober 2026.|  Pengelolaan anggara dana desa kutembaru Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara selama tiga tahun terakhir di duga berselemak masalah dan disinyalir sarat korupsi demikian imformasi yang di terima bara news di Kutacane, selasa 27 oktober 2027.

Adapun sejumlah kegiatan dan proyek dana desa kutembaru Tahun 2023, yang di duga sarat masalah antara lain adalah.sejumlah kegiatan yang tercantum pembangunan TPT sebesar Rp76.385.500, Posyandu Rp39.422.000, sistem pembuangan air limbah Rp50.000.000, pembangunan jaringan listrik Kute Rp127.884.000, ketahanan pangan Rp133.500.000, serta pelatihan dan penyuluhan perlindungan anak Rp15.000.000. untuk tahun 2023.

Sedangkan untukTahun anggara 2024 seperti yang di duga sarat masalah dan manipulasi antara lain adalah kegiatan Posyandu sebesar Rp90.250.000, pengajian rutin kaum bapak-bapak Rp30.000.000, pengadaan alat semprot pertanian Rp113.400.000, penanganan bencana non Alam Rp34.522.000, pembangunan jalan usaha tani Rp134.980.000, dan pembangunan pos keamanan desa Rp24.000.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sember ini juga menjelas kan kalau anggaran tahun 2025,juga diduga tidak luput dari dugaan masalah antara lain Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp26.400.000, penyelenggaraan Posyandu Rp91.800.000, pemeliharaan sistem pembangunan air limbah Rp30.000.000, dan pembangunan TPT Dusun Drasi Rp138.981.000. Total empat kegiatan tersebut mencapai Rp287.181.000 pagu Dana Desa tahun 2025.

Terhadap sejumlah kegiatan tersebut ditenggarai sarat masalah dan manipulasi jelas sejumlah sumber dari warga masyarakat setempat yang minta tidak ditulis identutasnya.

Taupik Pengulu Kutembaru Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara, setelah di akomfirmasi bara news dengan mengirim sejumlah daftar pertanyaan, tidak bersedia memberikan komfir masi bahkan memilih bungkam .

Bungkamnya pengulu Kutembaru Taufik ini memperkuat dugaan kalau pengelolaan dana desa sepanjang tiga tahun terakhir di duga sarat masalah dan berbau korupsi.

Riko Andalas Ketua Komando Garis Depan Korek Aceh di Kutacane cane mengecam prilaku pengulu seperti ini kata Riko sebangai pejabat semertinya transparan kepada publik karena dana desa itu adalah dana publik. bukan uang pribadi atau warisan.

Dengan bungkamnya pengulu kutambaru ini memperkuat dugaan kalau pengelolaan dana publik ini sarat masalah dan patut diduga beraroma korupsi. oleh karena itu tepat Riko Andalas kami minta Kepada Kepala Kejaksaan Negeri Aceh sebangai pengawas dana desa untuk dapat memproses hukum dan memeriksa pengulu tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kepada Kepala Inspektorat setempat untuk dapat mengaudit khusus terterhadap masalah dugaan korupsi dana Desa ini agar publik dapat mengetahui kebenarannya semua dengan membentuk Tim ataudit khusus. demikian kata Riko Andalas kepada Bara News di kutacane 27/10/2026. (Kasirin).

Keterangan Poto. Riko Andalas Ketua Komando Garis Depan LSM Korek Aceh.

Berita Terkait

Rp 3 Juta untuk Bangkit Lagi, 400 Ribu UMKM Korban Banjir Aceh-Sumut-Sumbar Dapat Banpres Rehabilitasi
Negara Hadir Saat Rapat, Warga Tenggelam Saat Banjir: Potret Ironi Jembatan Kuning Aceh Tenggara
Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan
​FKD Masyarakat Petani Aceh Tenggara: Komid jaga Kelestarian TNGL,” ” Minta Kebun Petani Kecil Jangan Ditumbang” Jangan Dalih Konservasi Memiskinkan Masyarakat Kawasan”
Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian
Ketua LSM Kompak Apresiasi Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Ungkap Lima Kasus Narkotika Selama Oktober
Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe
Mulyadi, Warga Aceh Tenggara yang Hanyut di Sungai Alas, Ditemukan Meninggal Dunia di Subulussalam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Rp 3 Juta untuk Bangkit Lagi, 400 Ribu UMKM Korban Banjir Aceh-Sumut-Sumbar Dapat Banpres Rehabilitasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Negara Hadir Saat Rapat, Warga Tenggelam Saat Banjir: Potret Ironi Jembatan Kuning Aceh Tenggara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Babul Rahmah Ajak Warga Lawe Sumur Jaga Kelestarian Hutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:45 WIB

​FKD Masyarakat Petani Aceh Tenggara: Komid jaga Kelestarian TNGL,” ” Minta Kebun Petani Kecil Jangan Ditumbang” Jangan Dalih Konservasi Memiskinkan Masyarakat Kawasan”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Ketua LSM Kompak Apresiasi Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Ungkap Lima Kasus Narkotika Selama Oktober

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:50 WIB

Mulyadi, Warga Aceh Tenggara yang Hanyut di Sungai Alas, Ditemukan Meninggal Dunia di Subulussalam

Berita Terbaru