HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Hercules Desak KPK Periksa Nusron Wahid, Uang Rp800 Juta Disita dalam Pusaran Dugaan Korupsi ATR/BPN

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:58 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Polemik dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional semakin memanas setelah Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal secara terbuka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Desakan itu mencuat di tengah penyidikan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor yang kini menjadi sorotan nasional.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK menyita uang tunai Rp800 juta yang diserahkan melalui kuasa hukum Hercules berinisial NMB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026). Penyidik menduga uang tersebut diterima Hercules dari PT Summarecon Agung Tbk terkait pengelolaan lahan di wilayah Bogor dan permintaan pembukaan blokir serta pengurusan HGB yang diduga terjadi tindak pidana korupsi penyuapan kepada oknum di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi menjadi ironis karena sosok yang uangnya disita justru tampil paling vokal mendorong pengusutan. Hercules menyoroti dugaan praktik mafia tanah berupa perubahan sertifikat dari Hak Milik menjadi HGB di Sumatera dan meminta Nusron bertanggung jawab membersihkan kementeriannya.

Di sisi lain, upaya KPK untuk mengklarifikasi peran menteri justru terhambat. KPK telah menjadwalkan pemeriksaan Nusron Wahid sebagai saksi pada 7 Oktober 2026, namun tidak dihadiri dengan alasan agenda kementerian. Pemanggilan lanjutan pun kembali tidak dipenuhi karena alasan dinas luar negeri. Sikap mangkir berulang ini memicu pertanyaan publik tentang keseriusan penegakan hukum yang tidak pandang bulu.

Perkara ini tidak bisa berhenti pada penyitaan Rp800 juta semata. Jika dugaan suap untuk membuka blokir lahan dan memuluskan HGB benar terjadi, maka yang dirusak bukan hanya prosedur, melainkan keadilan agraria bagi rakyat. KPK dituntut bekerja profesional dan transparan, menelusuri aliran dana, mekanisme perizinan, serta pihak-pihak yang terlibat tanpa terkecuali.

Pemanggilan sebagai saksi dan penyitaan barang bukti memang belum membuktikan kesalahan seseorang. Namun publik kini menunggu apakah KPK berani mengusut tuntas hingga ke level pengambilan keputusan di ATR/BPN. (*)

Berita Terkait

Lingkaran Setan Politik Berbiaya Tinggi: Saat Jabatan Publik Jadi Mesin Pelunasan Utang
Runtuhnya Integritas Kepala Daerah: Pemecatan Bupati Gowa dan Penangkapan Bupati Klaten oleh KPK
Hercules Akui Terima Rp800 Juta dari Pengacara Summarecon, Berdalih Hati Nurani Saat Serahkan ke KPK
Ironi di Balik Bencana: KPK Bongkar Skandal Korupsi Dana Siap Pakai di Tubuh BNPB yang Melibatkan Tenaga Ahli
KPK Batal Tuntut Hukuman Mati Koruptor Dana Bencana, Publik Nilai Lembaga Antirasuah Tumpul
Adik Eks Kepala BNPB Diduga Korupsi Rp148 Miliar Dana Siap Pakai Bencana untuk Beli Saham Pribadi
Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terbongkar Saat Korban Bencana Kelaparan, Paradigma Bencana Jadi Lumbung Keuntungan
14 Orang Ditangkap di BNPB, Uang Tunai dan Emas Batangan Disita KPK, Ada Apa di Balik Dana Siap Pakai?

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jamaluddin Idham Kunker ke Aceh Barat, Pastikan Bantuan Budidaya Lele dan Ayam Petelur Berjalan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Pengawasan Dana Desa Diperkuat, Bupati TRK Ingatkan Pentingnya Tertib Administrasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Kapolsek Beutong Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Beutong, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Perundungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:54 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama, Kapolres Nagan Raya Hadiri Maulid di Dayah Terdampak Bencana Polisi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Hutan Kami Dibakar, Bukan Terbakar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Yang Membakar Hutan Saat Ini di Indonesia Adalah LONDO IRENG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Lindungi Kesehatan dari Asap Karhutla, Bupati TRK Minta Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Ketua Muhammadiyah Nagan Raya Organisasi Hadiri Khanduri Haul Abu Habib Muda Seunagan

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

Abi Tanjung Dalam Isi Tausiah Maulid Di Dayah Budi Darul Aman

Selasa, 20 Okt 2026 - 00:58 WIB