SUKA MAKMUE – Suasana penuh kebersamaan dan nuansa Islami mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Gampong Uteun Pulo, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
Peringatan Maulid yang berlangsung pada 19 Rabiul Awal 1448 Hijriah, Senin (31/8/2026), tersebut dipusatkan di Masjid Al Hidayah Gampong Uteun Pulo. Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah, dengan antusiasme masyarakat yang turut memeriahkan rangkaian acara.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Maulid tersebut adalah tradisi idang meulapeh, yakni hidangan yang disiapkan masyarakat untuk menjamu para tamu dan undangan.
Ratusan idang meulapeh disiapkan sebagai bentuk kebersamaan, kepedulian, serta penghormatan kepada para tamu yang hadir.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antarwarga dan antargampong.
Keuchik Gampong Uteun Pulo, Zulkifli, mengatakan bahwa pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
Menurutnya, tradisi Maulid merupakan bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat yang terus dipelihara dari generasi ke generasi sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.
“Peringatan Maulid ini bukan hanya sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah rombongan zikir dari berbagai wilayah, di antaranya rombongan zikir dari Keude Linteung, Kabupaten Tunong, Kabupaten Baroh, serta Ujong Baroh.
Kehadiran berbagai rombongan zikir tersebut menambah semarak suasana Maulid. Masyarakat bersama para tamu undangan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Selain rangkaian zikir dan kegiatan keagamaan lainnya, panitia juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim.
Santunan tersebut menjadi bagian penting dari peringatan Maulid, sekaligus sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yatim dan upaya menanamkan nilai-nilai kasih sayang, berbagi serta kepedulian sosial.
Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Gampong Uteun Pulo berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (*)







































