SUKA MAKMUE – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya, Aceh, melaksanakan kegiatan penanaman ribuan pohon mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pantai Kulam Bebek, Gampong Kuala Trang, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Minggu (30/8/2026).
Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya, Arwin Adinata, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove bukan hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari bersejarah bagi institusi Kejaksaan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian jajaran Adhyaksa terhadap lingkungan dan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan hutan mangrove memiliki manfaat yang sangat besar, terutama dalam menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat nyata bagi lingkungan”.
Penanaman mangrove diharapkan dapat menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga kawasan pesisir Nagan Raya agar tetap lestari,” ujar Arwin.
Ia menambahkan, semangat pengabdian Kejaksaan tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran dan staf Kejari Nagan Raya turut bergotong royong melakukan penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Kulam Bebek.
Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan. Para peserta tampak antusias turun langsung ke kawasan pesisir untuk menanam bibit mangrove sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian alam.
Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) diperingati setiap tanggal 22 Juli, yang berkaitan dengan tonggak kemandirian Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum yang berdiri sendiri setelah pemisahan dari Departemen/Kementerian Kehakiman pada 22 Juli 1960.
Sementara itu, peringatan Hari Lahir Kejaksaan memiliki konteks sejarah tersendiri terkait perjalanan dan eksistensi kelembagaan Kejaksaan di Indonesia.
Kegiatan penanaman mangrove tersebut turut dihadiri Keuchik Gampong Kuala Trang, Ketua PWI Nagan Raya, Ketua RAPI Nagan Raya, serta para staf dan jajaran Kejaksaan Negeri Nagan Raya.
Melalui kegiatan tersebut, Kejari Nagan Raya berharap semangat pengabdian dapat terus tumbuh, tidak hanya dalam memberikan pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga dalam menjaga alam serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mengabdi untuk Negeri, menjaga lingkungan untuk generasi.”








































