Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Peralatan Tangani Karhutla di Kalimantan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penambahan unit peralatan untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. Arahan ini disampaikan setelah Kepala Negara meninjau langsung lokasi terdampak, Sabtu (22/8/2026), didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan sejumlah pejabat terkait.

Instruksi tersebut muncul usai Presiden menerima pemaparan situasi karhutla dari petugas gabungan dalam rapat koordinasi yang digelar di Pangkalan TNI AU Supadio, Kalimantan Barat. Berdasarkan pemantauan langsung dan laporan dari lapangan, Presiden menilai situasi yang berkembang memerlukan respons cepat dengan dukungan tambahan sarana.

Menteri Sekretaris Negara menyampaikan bahwa presiden telah memutuskan penambahan helikopter untuk water bombing, pompa air untuk pengeboran sumur, hingga penguatan jumlah personel di lokasi bencana. Selain itu, Kepala Negara juga memerintahkan pengiriman tambahan unit mobil tangki dan mobil pemadam kebakaran agar upaya pengendalian api semakin efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya keselamatan masyarakat terdampak. Dalam arahannya kepada jajaran pemerintah daerah, Presiden meminta agar seluruh korban atau masyarakat yang terkena dampak karhutla dapat segera memperoleh penanganan yang maksimal dan cepat.

Setelah memimpin rapat koordinasi, Kepala Negara melanjutkan agenda dengan meninjau langsung area yang terdampak di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya. Presiden tampak meninjau lokasi kebakaran, menyaksikan sendiri proses pemadaman, sekaligus menyapa langsung para petugas serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Penambahan sarana, mobil pemadam, dan kekuatan personel diterapkan sebagai langkah antisipasi dan percepatan penanganan guna menekan risiko meluasnya karhutla. Pemerintah pusat juga memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, seraya meminta pemerintah provinsi dan daerah tetap siaga dalam menghadapi ancaman bencana serupa ke depan.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah
Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum terhadap Pelaku Pembakaran Lahan di Kubu Raya
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi NTT untuk Tinjau Korban Gempa
Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika
Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil
Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas
Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi
Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Peralatan Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi NTT untuk Tinjau Korban Gempa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Berita Terbaru