Dari Dua Pelaku ke Pemasok Utama, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Jaringan Sabu Medan–Kutacane

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:20 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Komitmen Polres Aceh Tenggara dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan. Gerak cepat Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tenggara tidak berhenti pada penangkapan dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Hanya dalam hitungan beberapa jam, petugas berhasil mengembangkan kasus hingga menangkap seorang pria yang sebagai pemasok utama sabu jalur Medan–Kutacane.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA. dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Meski baru beberapa hari mengemban amanah sebagai Kapolres Aceh Tenggara, komitmen tersebut langsung diwujudkan melalui langkah cepat, terukur, dan berkesinambungan yang dilakukan jajaran Satresnarkoba dalam membongkar jaringan peredaran narkoba hingga ke pemasok.

Sebelumnya, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, Tim Opsnal Satresnarkoba berhasil mengamankan dua pria berinisial J. (26) dan S. (57) di Desa Lawe Lubang Indah, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara. Dari tangan keduanya, petugas menyita 24 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat bruto 105,14 gram, beserta sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak berhenti sampai di situ, penyidik langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku. Dari hasil interogasi, keduanya mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial A.G. Warga Desa Kampung Baru Kecamatan Badar Mereka menerangkan bahwa sabu diantarkan langsung oleh pelaku menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna putih ke rumah salah satu pelaku.

Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba segera bergerak melakukan pengembangan. Hasilnya, sekitar pukul 22.00 WIB, atau hanya beberapa jam setelah penangkapan pertama, petugas berhasil meringkus A.G. di kediamannya di Desa Kampung Baru, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, tanpa perlawanan.

Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih yang digunakan untuk mengantarkan sabu kepada para pelaku, serta satu unit telepon genggam Nokia 105 warna biru yang digunakan sebagai sarana komunikasi dalam aktivitas peredaran narkotika.

Saat menjalani pemeriksaan, A.G. mengakui telah menyerahkan narkotika jenis sabu kepada kedua pelaku yang sebelumnya diamankan. Ia juga mengungkapkan bahwa barang haram tersebut diperolehnya dari kawasan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Menurut pengakuan pelaku, sabu tersebut dijemput langsung dari Kota Medan sebelum dibawa ke Aceh Tenggara untuk diedarkan melalui kedua pelaku yang telah lebih dahulu diamankan. Keterangan tersebut kini terus didalami penyidik guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Selanjutnya, A.G. beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Aceh Tenggara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap seluruh jaringan yang terlibat.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Purnomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA. melalui Plt Kasi Humas Ipda Patar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan para pelaku lapangan semata, tetapi akan terus memburu pemasok, penghubung, hingga aktor utama di balik jaringan peredaran narkotika.

“Perang terhadap narkoba tidak berhenti pada satu penangkapan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti hingga jaringan di baliknya berhasil diungkap. Kami berkomitmen memutus jalur distribusi narkotika yang masuk ke Aceh Tenggara, termasuk jaringan Medan–Kutacane. Sinergi dan dukungan masyarakat sangat kami harapkan untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika,” tegas Kasi Humas.

Polres Aceh Tenggara juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti secara profesional sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Aceh Tenggara yang bersih dari narkoba. (Red)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bulanan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Ngopi Bareng Warga, Kapolsek Babussalam Serap Aspirasi dan Dengarkan Keluhan Masyarakat Desa Kutarih
Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Perayaan Dies Natalis ke-2 GAMKI, Perkuat Sinergi Lintas Agama dan Pemuda
Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Pengamanan dan Patroli di SPBU, Jaga Ketertiban di Tengah Kelangkaan BBM
Kapolres Aceh Tenggara Gelar Temu Ramah dan Anev Bersama Bhabinkamtibmas Jajaran, Perkuat Peran Sebagai Garda Terdepan Polri
Kapolres Aceh Tenggara Pererat Silaturahmi Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Masyarakat
27 Adengan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bocah Perempuan di Lw Sempilang Agara, Motif Pemerkosaan.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Mendadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:41 WIB

Arief Martha Rahadyan: Penguatan Hubungan Indonesia–Rusia Cerminkan Diplomasi Bebas dan Aktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:09 WIB

AJI Tuntut Prabowo Minta Maaf soal Ucapan ‘Londo Ireng’, Tuding Diskreditkan Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:26 WIB

YLBHI Kecam Tajam Stigma “Londo Ireng”, Dinilai Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers dan Demokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:40 WIB

KPK Jelaskan Alasan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan KPK, Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:18 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Ngaku Dikriminalisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:03 WIB

MK Tetapkan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Operator Wajib Lindungi Hak Konsumen

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:30 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Berita Terbaru