slot preparation.lsrs.lu

Demi Aceh Utara dan Amanah Mualem, Ayah Wa Temui Menteri Agama: Perjuangkan MTQ Nasional hingga Fasilitas Ibadah Pascabanjir

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:05 WIB

50278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Langkah penuh makna kembali ditunjukkan Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. atau yang akrab disapa Ayah Wa. Di tengah berbagai tantangan pemulihan pascabencana di Aceh Utara, Ayah Wa hadir langsung di Kementerian Agama Republik Indonesia untuk membawa amanah besar rakyat Aceh sekaligus mewakili Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) dalam membahas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional serta pemulihan sarana pendidikan dan fasilitas keagamaan yang rusak akibat banjir.

Pertemuan penting itu berlangsung hangat di Kantor Kementerian Agama RI, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026), saat Ayah Wa bersilaturahmi langsung dengan Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Dalam kesempatan tersebut, Ayah Wa menyampaikan salam hormat dari Gubernur Aceh sekaligus membawa harapan besar masyarakat Aceh agar pelaksanaan MTQ Nasional mendatang dapat diselenggarakan di Tanah Rencong.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan hadir mewakili Bapak Gubernur Aceh yang berhalangan hadir. Kami berharap Aceh dapat kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ Nasional sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus kebanggaan masyarakat Aceh,” ujar Ayah Wa. Kehadirannya dinilai menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya dalam sejarah kepemimpinan Aceh Utara, seorang bupati hadir langsung mewakili gubernur membahas agenda strategis keagamaan di tingkat kementerian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya membawa misi MTQ Nasional, Ayah Wa juga menyampaikan kondisi riil Aceh Utara pascabencana banjir yang masih meninggalkan luka mendalam, khususnya terhadap sarana pendidikan berbasis keagamaan. Data yang disampaikan kepada Menteri Agama menunjukkan kerusakan pada 15 unit Raudhatul Athfal (RA), 13 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 10 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 7 Madrasah Aliyah (MA) yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.

Lebih dari itu, fasilitas ibadah dan pembinaan umat juga mengalami dampak serius. Tercatat sebanyak 205 masjid, 213 dayah atau pesantren, 267 meunasah, serta 1.309 balai pengajian mengalami kerusakan akibat banjir. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian aktivitas pendidikan agama dan pembinaan masyarakat belum berjalan normal sebagaimana mestinya.

Ayah Wa menegaskan bahwa pemulihan fasilitas tersebut bukan semata soal bangunan fisik, melainkan bagian dari menjaga keberlangsungan pendidikan Islam dan syiar keagamaan di Aceh Utara. Ia berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Agama dapat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan masyarakat yang hingga kini masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

Dalam pertemuan itu, Ayah Wa juga memperjuangkan masa depan kawasan bersejarah Samudra Pasai, wilayah yang dikenal sebagai pintu masuk pertama penyebaran Islam di Nusantara. Ia mendorong percepatan pengembangan Monumen Islam Samudra Pasai sekaligus mengusulkan pembangunan pesantren di kawasan tersebut agar kembali hidup sebagai pusat pendidikan Islam dan wisata religi dunia.

Menutup agenda di Jakarta, Ayah Wa turut mengundang Menteri Agama RI untuk berkunjung langsung ke Aceh Utara guna melihat kondisi fasilitas pendidikan dan rumah ibadah yang terdampak banjir, sekaligus meninjau potensi besar kawasan sejarah Islam Samudra Pasai. Dalam pertemuan tersebut, Ayah Wa turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Jamaluddin, S.Sos., M.Pd, sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam membangun daerah dengan semangat kolaborasi dan pengabdian untuk rakyat. (*)

Berita Terkait

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Siasat Apartemen Mewah Jadi Sarang Judi Online, Sindikat Internasional Dibongkar
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Realisasikan Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur dan Konsolidasi Tanah
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru