Mentan Andi Amran Sulaiman Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai Investasi Strategis untuk Generasi Sehat dan Penggerak Ekonomi Desa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 17:42 WIB

50409 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program sosial biasa, melainkan investasi strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul. Selain itu, program ini juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui penguatan sektor pangan nasional yang melibatkan berbagai pelaku usaha dari hulu hingga hilir.

“Ini (MBG) investasi untuk anak cucu kita, dan MBG ini penggerak ekonomi di desa, menggerakkan ekonomi yang hortikultura, sayur-sayuran, kemudian penjual ayam, penjual telur, ini bergerak semua dari hulu sampai hilir,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Program MBG difokuskan pada pemenuhan gizi anak-anak mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga menengah. Menurut Amran, hal ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa program ini bukan didorong oleh kepentingan politik jangka pendek, melainkan murni untuk kepentingan jangka panjang demi menciptakan generasi yang lebih cerdas dan sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau secara politik itu tidak menguntungkan karena anak SD, anak TK, anak SD, SMP, SMA, dia belum pemilihan kalau kita mau pemilihan 2029, itu nggak ikut kan? Artinya ini betul-betul gagasan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk generasi muda ke depan supaya cerdas-cerdas dan seterusnya,” jelas Amran.

Menteri Pertanian juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap anak-anak yang mengalami kekurangan gizi, mengingat angka stunting di Indonesia masih relatif tinggi dan menjadi masalah serius yang harus segera ditangani. Program MBG diharapkan dapat membantu menekan angka stunting dengan menyediakan asupan gizi yang cukup bagi anak-anak, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses pangan bergizi.

Amran menegaskan bahwa upaya ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masa depan bangsa, dengan memastikan setiap anak memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal. “Mungkin yang mengkritik tidak pernah merasakan miskin. Aku ini lahir sudah miskin banget, miskin ekstrem. Jadi beliau itu (Presiden Prabowo) sangat peduli pada orang-orang, anak-anak kita yang kekurangan gizi stunting,” ujarnya.

Selain aspek kesehatan dan pendidikan, program MBG juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan keadilan sosial, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan nutrisi. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi penerima, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa, terutama di sektor pangan.

Menurut Amran, program MBG melibatkan berbagai pelaku usaha dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan, sehingga menciptakan efek berantai yang menghidupkan berbagai sektor usaha kecil dan menengah di pedesaan. Petani hortikultura, misalnya, merasakan manfaat langsung dari peningkatan permintaan pasar, sehingga produksi sayur-sayuran menjadi lebih bergairah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.

Sektor peternakan pun mengalami peningkatan aktivitas, khususnya bagi peternak ayam dan telur yang kini merasakan dampak positif dari program tersebut. “Jutaan pelaku usaha peternakan turut terdorong oleh program MBG, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil di desa,” kata Amran.

Tidak hanya itu, distribusi dan perdagangan hasil pangan juga ikut bergerak, menciptakan ekosistem ekonomi yang saling terhubung serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal. “Jadi orang-orang kecil bahagia. Berapa juta peternak kita? Ada 3,8 juta. Ini bergerak semua dari unggas, sapi, kambing dan seterusnya,” tutup Menteri Pertanian.

Program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah ini menjadi contoh nyata sinergi antara upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi lokal. Dengan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang memadai, sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Berita Terkait

Dinamika Tuntutan Berat untuk Nadiem Makarim dalam Dugaan Korupsi Chromebook: Polemik Digitalisasi yang Menyeret Mantan Menteri ke Meja Hijau
Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 06– 12 Mei 2026
KKP Rampungkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap I, Satgas Dikerahkan Percepat Operasional
Dirjen LIP Apresiasi TA Khalid Dalam Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana
Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Profesionalisme dan Modernisasi Hadapi Tantangan Baru
Polda Riau Raih IKPA Terbaik Nasional Kategori Pagu Sedang Di Rakernis Polri 2026
PJI Kaltim dan MIO Indonesia Soroti Pengamanan Demo Samarinda: Humanis, Profesional, dan Jaga Ruang Demokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:58 WIB

Kodim 0110/Abdya Maksimalkan Pembukaan Jalan di Pegunungan Tangan-Tangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:23 WIB

TMMD Abdya Bikin Haru, Rumah Reot Pasutri Lansia Mulai Dibangun Ulang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:26 WIB

TNI Hadir untuk Rakyat, Mushola di Gunung Cut Kini Tampak Lebih Bersih dan Nyaman

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:01 WIB

TNI Terus Bergerak untuk Rakyat, Rumah Warga Prasejahtera di Tangan-Tangan Mulai Dibongkar

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:24 WIB

Puluhan Warga Antusias Ikuti Pengobatan Gratis Kodim 0110/Abdya di KDKMP Padang Panjang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:10 WIB

Dukung Program Presiden Prabowo, Dandim 0110/Abdya Hadiri Peresmian KDKMP di Susoh

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:38 WIB

Satgas TMMD ke-128 Kodim Abdya Bangun Kanopi Teras di Setiap Rehab RTLH

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

MCK TMMD ke-128 Kodim Abdya Siap Dukung Kebutuhan Sanitasi Warga Gunung Cut

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Kodim 0110/Abdya Maksimalkan Pembukaan Jalan di Pegunungan Tangan-Tangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:58 WIB

ACEH BARAT DAYA

TMMD Abdya Bikin Haru, Rumah Reot Pasutri Lansia Mulai Dibangun Ulang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:23 WIB