ACEH TENGGARA – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat Aceh Tenggara. Melalui sebuah pesan resmi yang disampaikan kepada publik, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry bersama Ketua TP-PKK Aceh Tenggara Ny. Nurjanah Fakhry mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat.
Ucapan tersebut disertai dengan pesan “Minal Aidin Wal-Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” yang menjadi simbol penting dalam tradisi perayaan Idul Fitri di Indonesia. Dalam suasana yang sarat makna, keduanya mengajak masyarakat untuk menjadikan hari kemenangan ini sebagai titik awal memperbaiki diri sekaligus memperkuat hubungan sosial yang harmonis.
Perayaan Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai akhir dari ibadah puasa Ramadan, tetapi juga sebagai momentum refleksi diri dan peningkatan kepedulian sosial. Bupati menekankan bahwa nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong harus terus dijaga, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pesannya, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Aceh Tenggara. Ia berharap semangat Idul Fitri mampu menjadi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, baik dari sektor ekonomi, sosial, maupun budaya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Aceh Tenggara turut mengajak kaum perempuan dan keluarga untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan berakhlak. Ia menilai, keharmonisan keluarga akan berdampak langsung pada terciptanya lingkungan sosial yang lebih baik.
Ucapan resmi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kehangatan, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta saling mendukung dalam mewujudkan Aceh Tenggara yang lebih maju.
Di tengah suasana perayaan yang penuh suka cita, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga nilai-nilai kesederhanaan serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Semangat berbagi dan saling memaafkan diharapkan tidak hanya berhenti pada momen Idul Fitri, tetapi terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara optimistis dapat melangkah lebih baik ke depan, didukung oleh masyarakat yang solid, religius, dan penuh semangat kebersamaan.









































