Pasien di RSUD Cut Meutia Keluhkan Kasur Penuh Belatung, Pelayanan Rumah Sakit Dipertanyakan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 5 Oktober 2025 - 01:43 WIB

50457 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA, BARANEWS — Sebuah video yang menampilkan kondisi tak layak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara, viral di media sosial TikTok pada Senin (29/9/2025). Dalam rekaman tersebut, seorang pasien memperlihatkan kasur Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit dalam kondisi koyak dan dipenuhi belatung.

Video ini menyulut kehebohan publik sekaligus menyoroti standar pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara itu. Dikutip dari TRIBUN-MEDAN.com, pasien dalam video mengaku tidak diberi seprai dan tidak mendapatkan penggantian tempat tidur meski sudah meminta kepada petugas.

“Suruh ditutupin pakai ini tadi, guys. Minta seprei, katanya nggak ada. Minta ganti tempat tidur, katanya nggak ada tempat tidur,” demikian keluh pasien dalam video yang beredar di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga pasien bernama Annisa, yang merupakan peserta BPJS Kesehatan, juga menyampaikan pengaduan resmi atas pelayanan rumah sakit. Menurut mereka, kondisi fasilitas sangat tidak layak bagi pasien—tanpa seprai, kasur kotor, hingga penuh belatung.

“Kondisi fasilitas sangat buruk. Tempat tidur penuh belatung dan tanpa seprei. Kami sudah meminta solusi, tetapi pihak rumah sakit tidak memberikan tindakan yang memadai,” ujar Supriansyah, keluarga pasien, seperti dikutip dari TRIBUN-MEDAN.com.

Keluarga pasien sempat berinisiatif untuk memindahkan Annisa ke rumah sakit lain yang dinilai lebih layak. Namun, keinginan tersebut ditolak pihak RSUD dengan dalih administratif. Data pasien disebut telah diverifikasi untuk perawatan selama sepuluh hari, dan apabila dipindahkan, seluruh biaya perawatan di rumah sakit tujuan harus ditanggung secara pribadi.

Menanggapi kritik yang meluas, pihak RSUD Cut Meutia melalui dr Harry Laksamana dari Bagian Humas memberikan penjelasan. Ia membenarkan bahwa kasur yang dipakai pasien memang merupakan kasur lama yang sebelumnya telah digudangkan karena tidak layak pakai.

“Malam itu, pasien Nn. A masuk di saat IGD sedang penuh, sehingga kami terpaksa menggunakan bed sementara yang sebelumnya sudah digudangkan. Saat ini, bed tersebut sudah ditarik kembali ke gudang,” jelas Harry, dikutip dari TRIBUN-MEDAN.com.

Menurutnya, sedang berlangsung proses renovasi pada Ruang Marwah sehingga pasien penyakit dalam wanita untuk sementara dirawat di area dekat IGD. Ia menambahkan bahwa pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan BPJS agar pelayanan tetap berjalan sesuai prosedur.

Kendati telah disampaikan klarifikasi dari pihak rumah sakit, publik tetap menilai kejadian ini sebagai bentuk kelalaian serius yang mencoreng wajah pelayanan kesehatan di Aceh Utara.

Merujuk laman resmi rscutmeutia.acehutara.go.id, RSUD Cut Meutia merupakan rumah sakit yang telah hadir sejak masa awal kemerdekaan. Rumah sakit ini semula adalah fasilitas kesehatan peninggalan Belanda yang telah mengalami berbagai pengembangan. Pada 2011, status RSUD Cut Meutia ditetapkan sebagai rumah sakit tipe B. Terakhir, pada 2022, rumah sakit ini kembali meraih akreditasi paripurna dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP).

Ironisnya, capaian akreditasi tertinggi itu kini dipertanyakan publik setelah kasus kasur penuh belatung menjadi sorotan luas. (RED)

Berita Terkait

Promosi Pendidikan Smk Swasta IT Samudra Pasai Mulia Hadirkan Pendidikan Gratis Dan Siapkan Lulusan Go Internasional
SMP Swasta IT Samudera Pasai Siapkan 1000 Formulir Untuk Pendidikan Gratis
Terinspirasi Pesan Bijak Presiden Prabowo, Fatimah Zuhra Rayakan Ultah Bantu Korban Banjir Aceh
Penerima Huntara Desa Lubuk Pusaka Perlu Dievaluasi Kembali Karena Tidak Tepat Sasaran
Mahasiswa Berdampak Gelar Kegiatan Penanaman Pohon di Taman Baca Desa Cot Seurani
Komunitas S3 Aceh Utara Salurkan Santunan dan Menu Berbuka untuk Yatim Piatu di Ramadhan Camp AOC 1447 H
Aksi Sosial Ramadhan, Bea Cukai Lhokseumawe Turun ke Babah Kreung, Sawang
Pelantikan MGMP Aceh Utara, Dorong Inovasi Metode Mengajar Demi Pendidikan Berdaya Saing

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:16 WIB

Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:26 WIB

Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Raih Poin Tertinggi, Habibi Aceh Masuk Grand final AKSI Indonesia 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:32 WIB

Bupati Tarmizi: Habibi Menjadi Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:55 WIB

MUQ Aceh Selatan MoU Prodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir STAIN TDM

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:13 WIB

BPC HIPMI Abdya dan Perusahaan Muda Jaya Mandiri Syariah Berbagi Takjil untuk Ratusan Anak Yatim

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:33 WIB

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Syahriadi Nahkodai PGRI Bener Meriah Periode 2025–2030

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:41 WIB