HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Bang Jack Jubir KPA: Bobby jangan merusak hubungan baik antara Aceh dan sumut.

HS

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 15:46 WIB

50979 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bang Jack Jubir KPA: Bobby jangan merusak hubungan baik antara Aceh dan sumut.

Banda Aceh – Kebijakan Gubernur Sumatera Utara yang melarang kendaraan berplat BL (Aceh) melintas di wilayahnya mendapat kecaman keras dari Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA), Bang Jack Libya.

Menurutnya, keputusan tersebut bukan hanya bentuk diskriminasi, tapi juga sikap arogan yang melecehkan Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini penghinaan terang-terangan terhadap Aceh. Plat BL adalah identitas sah yang diakui negara. Kalau Sumut berani melarangnya, berarti mereka sedang menantang martabat Aceh,” tegas Bang Jack, Senin (29/9/2025).

Ia menilai Medan telah mengusik ketenangan Aceh dengan kebijakan yang tidak berdasar. “Aceh selama ini hidup berdampingan secara damai. Tapi jangan salahkan kami kalau rakyat Aceh merasa diprovokasi dan marah,” ujarnya.

Bang Jack juga menyerukan agar semua komponen di Aceh segera mempercepat pembukaan pelabuhan-pelabuhan ekspor langsung dari Aceh. Truk2 Aceh ke Sumut terus kena diskriminasi.

Menurutnya, produk-produk unggulan Aceh tidak boleh lagi bergantung pada pelabuhan di wilayah Sumut.

“Sudah saatnya Aceh mandiri. Jangan lagi hasil bumi kita keluar lewat Medan. Bangun dan buka pelabuhan ekspor di Aceh, supaya rakyat kita tidak lagi Bawa Truk BL ke Belawan dan tergantung pada Sumut yang sekarang justru memusuhi kita,” tegasnya.

Ia menuntut pemerintah pusat segera menegur Gubernur Sumut dan mencabut larangan tersebut. “Kalau dibiarkan, ini bisa memicu ketegangan serius antarwilayah. Aceh tidak akan diam jika identitas dan hak masyarakatnya diinjak-injak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Nagan Raya Raih Juara Harapan I Paviliun Kuliner Terbaik di ACF 2026
Kemenkum Aceh Resmi Tetapkan Kepengurusan Baru DPP Partai Nusantara Aceh Periode 2026-2031
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Aceh Siaga Menghadapi Ancaman Banjir dan Longsor
Masa Depan Dana Otsus Aceh Terancam, Pemerintah dan DPRA Didesak Ambil Langkah Strategis
Penanganan Bencana Aceh Dinilai Berlarut, Pemerintah Didesak Berikan Solusi Nyata
HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Polda Aceh Teguhkan Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Langkah Pertama di Kampus Biru, 910 Mahasiswa Baru USM Ikuti PKKMB 2026
Kapolda Aceh Ungkap Strategi Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana, 265 Titik Sumur Bor Dibangun untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 03:48 WIB

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng

Rabu, 16 September 2026 - 03:44 WIB

Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN

Rabu, 16 September 2026 - 03:41 WIB

Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan

Rabu, 16 September 2026 - 03:37 WIB

Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi

Rabu, 16 September 2026 - 03:33 WIB

Polemik Setoran Danantara: Menanti Kejelasan Arah Kebijakan di Era Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:23 WIB

Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Berita Terbaru