Penipuan Barang Kiriman dari Luar Negeri, Bea Cukai Imbau Masyarakat Waspada

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 11 September 2025 - 18:26 WIB

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 10 September 2025 – Kanwil Bea Cukai Aceh mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai, khususnya terkait barang kiriman dari luar negeri. Berdasarkan hasil riset komunikasi publik yang dilaksanakan DJBC pada tahun 2025 bekerja sama dengan Populix, tren pengaduan penipuan mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2024 tercatat 5.939 kasus pengaduan, naik 28,72% dibanding tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, modus penipuan paling dominan adalah olshop fiktif yang mencapai 57,7% dari total laporan. Modus lainnya adalah penipuan berkedok romansa, kiriman diplomatik, money laundry, dan lelang palsu, dengan pola komunikasi yang semakin persuasif dan meyakinkan.

Nama Bea Cukai kerap disalahgunakan pelaku penipuan untuk memperdaya korban dengan berbagai cara. Pelaku biasanya menghubungi korban melalui nomor pribadi, mengaku sebagai petugas Bea Cukai, mengancam proses hukum, lalu meminta transfer ke rekening pribadi. Untuk itu, masyarakat perlu memahami modus-modus penipuan agar tidak menjadi korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bea Cukai mengidentifikasi lima modus utama penipuan mengatasnamakan Bea Cukai yang patut diwaspadai masyarakat:
– Online Shop Fiktif – Penjual palsu menawarkan barang murah di media sosial; setelah transaksi, oknum mengaku petugas Bea Cukai meminta uang agar barang dapat diteruskan.
– Modus Romansa – Pelaku membangun hubungan asmara palsu lalu mengklaim mengirim barang bernilai tinggi yang tertahan di Bea Cukai dan meminta biaya agar paket dikirimkan.
– Kiriman Diplomatik – Pelaku mengaku terdapat kiriman diplomatik tertahan dan meminta biaya agar barang dapat dilepas.
– Money Laundry – Dalih hadiah atau uang tunai dari luar negeri yang diklaim tertahan, lalu korban diminta membayar sejumlah biaya supaya paket diteruskan.
– Lelang Palsu – Tawaran lelang barang “resmi” Bea Cukai secara tertutup; korban diminta transfer ke rekening yang diklaim bendahara.

Bea Cukai mengidentifikasi lima modus utama penipuan mengatasnamakan Bea Cukai yang patut diwaspadai masyarakat. Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Aceh, Muparrih, menegaskan: “Pembayaran bea masuk dan pajak impor tidak pernah dilakukan melalui rekening pribadi. Semua pembayaran resmi dilakukan melalui kode billing ke rekening penerimaan negara.”

Muparrih mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah berikut bila menerima informasi terkait barang kiriman:
– Tetap tenang dan jangan panik.
– Periksa nomor rekening yang diminta, jangan langsung transfer ke rekening pribadi.
– Cek status kiriman secara mandiri melalui laman resmi: www.beacukai.go.id/barangkiriman.
– Konfirmasi keaslian informasi dengan menghubungi saluran resmi Bea Cukai: Contact Center Bravo Bea Cukai 1500 225, email info@customs.go.id, atau akun media sosial resmi Bea Cukai.

Dengan mengenali modus penipuan dan selalu mengonfirmasi melalui kanal resmi, masyarakat dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan barang kiriman dari luar negeri.

https://kanwilaceh.beacukai.go.id/berita/penipuan-barang-kiriman-dari-luar-negeri-bea-cukai-imbau-masyarakat-waspada

Berita Terkait

Bahagia, Ketua IWOI Aceh Ciptakan Suasana Kebersamaan dan Kekeluargaan
Umat Islam Hadapi Krisis Iman dan Akhlak dalam Keluarga
Kinerja Ekspor Produk Kelapa Sawit Aceh: Peluang Pengembangan Nilai Tambah dan Kontribusi Ekonomi Daerah
Banda Aceh Relist 70 Titik Lokasi Shalat Idul Adha
Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Suryadi Djamil Sebut Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Sarat Muatan Politik Berkedok Advokasi
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:05 WIB

Kapolda Aceh Disambut Tarian Dampeng di Polres Subulussalam “Persiapan Matang dan Nuansa Adat Warnai Kunjungan Kerja”

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:08 WIB

Dukung Program Indonesia ASRI, Brimob Aceh Laksanakan Manajemen Kebersihkan Di Area Puskesmas Penanggalan

Kamis, 2 April 2026 - 18:53 WIB

Sekolah Buka Suara: Ini Penjelasan Lengkap SMAN Unggul Subulussalam Soal Video Malam Hari

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:54 WIB

Atap Gerai Koperasi KMP Suka Makmur Roboh, Warga Desak Audit Anggaran dan Konstruksi

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:02 WIB

Pungli JADUP Siperkas Meledak! Rp54 Juta Diduga Disedot, Nama Pj Kades Terseret Skandal

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:38 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah Kota Subulussalam, Brimob Aceh Kembali Laksanakan Patroli Harkamtibmas

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:21 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H. Brimob Aceh Tingkatkan Patroli Preventif Di Wilayah Kota Subulussalam

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:48 WIB

Peran Kepolisian Resor Subulussalam dalam Penanganan Pasca Banjir

Berita Terbaru