Presiden Prabowo Terima 16 Ormas Islam di Hambalang, Bahas Persatuan dan Tantangan Bangsa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 02:01 WIB

50324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Sebanyak 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam mengajak masyarakat untuk lebih tenang menghadapi situasi yang terjadi belakangan ini. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menyampaikan hal ini usai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025).

“Dan kami bersepakat untuk bersama-sama bahu membahu berupaya mengatasi keadaan, serta mengajak masyarakat supaya lebih tenang,” kata Gus Yahya, mewakili 16 ormas Islam yang hadir. Para pimpinan ormas juga bersepakat mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Dan insya Allah, bersama-sama Presiden Prabowo Subianto di bawah pemerintahan beliau dan dukungan para pemimpin umat, kita bisa mengatasi apapun tantangan yang dihadapi,” tambah Gus Yahya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan di Hambalang tersebut turut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Kepala BIN Muhammad Herindra, serta sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih. Gus Yahya menjelaskan bahwa pembahasan mereka mencakup permasalahan bangsa secara menyeluruh.

“Kami berdialog dari hati ke hati, memahami secara umum, tapi lengkap permasalahan bangsa yang dihadapi, khususnya hari-hari ini,” ujarnya.

Pertemuan lanjutan direncanakan akan digelar di Istana Negara. Gus Yahya berharap dari pertemuan tersebut akan ada kesepakatan bersama yang dapat dinyatakan sebagai tekad antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam di Indonesia.

Pertemuan ini menegaskan komitmen ormas Islam untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, mendukung pemerintah, serta mengajak masyarakat memanfaatkan demokrasi dengan penuh tanggung jawab, adab, dan kewaspadaan agar tidak terkontaminasi oleh kekerasan yang dapat meruntuhkan kesatuan bangsa. (*)

Berita Terkait

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru