HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Wartawan Senior Bahtiar Gayo Terima Penghargaan 2 Dekade Perdamaian Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 17:38 WIB

501,172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon, Baranewsaceh.co – Wartawan senior Bahtiar Gayo, Pimpinan Redaksi media daring Dialeksis.com, menerima penghargaan atas dedikasinya dalam meliput konflik dan proses perdamaian Aceh. Anugerah tersebut diserahkan pada malam penganugerahan 2 Dekade Hari Damai Aceh, yang digelar di Balee Meuseuraya, Banda Aceh, Jumat malam (15/8/2025).

Penghargaan ini diberikan oleh Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Provinsi Aceh sebagai bentuk apresiasi terhadap para jurnalis yang terlibat langsung dalam peliputan konflik bersenjata pada 1997–2005 sekaligus mengawal proses perdamaian di Aceh.

Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB dihadiri oleh tokoh perdamaian, mantan kombatan, pejabat pemerintah, aktivis masyarakat sipil, dan sejumlah wartawan senior.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahtiar Gayo dikenal luas melalui laporan-laporannya yang tajam di Harian Waspada pada era konflik. Menjadi wartawan saat itu bukan sekadar tugas jurnalistik, melainkan mempertaruhkan nyawa. “Ini merupakan pengabdian. Saya tidak pernah terpikir untuk mendapat penghargaan. Semoga menjadi amal ibadah,” ujarnya.

Selama 36 tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, Bahtiar sudah merasakan pengalaman pahit, termasuk sempat ditangkap oleh pihak bertikai dan terperangkap dalam desingan peluru. Ia menegaskan, menjadi wartawan di masa konflik berarti siap menghadapi risiko apa pun demi menyampaikan informasi kepada publik. “Saat itu persoalan hidup dan mati bagaikan setipis kulit bawang,” katanya.

Dalam liputannya, Bahtiar sering bekerja sendiri di lapangan dan berdoa agar konflik segera berakhir. Ia mengaku sering menyaksikan kondisi tragis, seperti mayat bergelimpangan dan bangunan terbakar, yang membuatnya sulit tidur. Meski demikian, panggilan tugas dan tanggung jawab kepada publik tetap menjadi prioritasnya.

Salah satu pengalaman menariknya adalah mengirimkan berita eksklusif soal pembantaian Tgk Bantaqiah di Beutong Atueh melalui facsimile dari Bireun, karena jaringan di Takengon bermasalah. Demi memastikan berita sampai ke redaksi, ia menempuh perjalanan jauh dengan sepeda motor di tengah hujan gerimis.

Bahtiar enggan merinci pengalaman pahitnya selama konflik, termasuk ketika sempat ditangkap oleh pihak keamanan RI dan GAM. “Biarlah saya simpan di memori saya. Allah masih memberikan saya kesempatan hidup untuk beribadah menjelang akhir hayat ini. Semoga Aceh tidak lagi mengalami konflik dan damai ini abadi,” ujarnya.

Selain Bahtiar, sejumlah wartawan senior lain juga menerima penghargaan dalam acara ini, sebagai bentuk pengakuan atas rekam jejak mereka dalam mendokumentasikan peristiwa konflik dan transisi damai di Aceh.

Dari negeri Gayo, lahir wartawan yang berani meliput konflik dengan mempertaruhkan nyawa, dan pada 2 Dekade Damai Aceh ini, dedikasinya mendapat apresiasi. (Dani)

Berita Terkait

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana
Jembatan Reje Payung di Linge Aceh Tengah Kembali Terputus, Akses Warga Lumpuh Total
Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Ridwansyah Dorong Petani Kopi di Gayo Lues Kembangkan Tembakau dengan Pola Tumpang Sari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Brigjen TNI (Mar) Guslin Tinjau Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Ekskavator Bantuan Presiden Telah Beroperasi di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pemerintah Pusat Kirim 16 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Excavator Tertimbun Longsor Susulan di Jalan Ketukah Gayo Lues, Operator Lompat Selamatkan Diri

Berita Terbaru