LINGE – Jembatan Reje Payung di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kembali terputus. Peristiwa itu terjadi pada malam hari dan terekam dalam video warga yang beredar di media sosial, Jumat 26 September 2026.
Dalam rekaman tersebut, tampak bagian tengah jembatan ambruk dan menyisakan celah menganga di atas aliran sungai yang deras. Di lokasi, sejumlah warga berkumpul di tepi jembatan yang diberi pembatas beton berwarna merah putih. Mereka hanya bisa menyoroti puing-puing dengan senter karena kondisi gelap gulita dan tidak adanya penerangan.
Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah desa di wilayah Linge dengan pusat kecamatan. Warga menyebut jembatan tersebut baru selesai dibangun dan sempat difungsikan kembali setelah sebelumnya rusak, namun kini kembali terputus diduga akibat derasnya arus sungai setelah hujan lebat di kawasan hulu.
Akibat putusnya jembatan, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas sama sekali. Warga yang hendak membawa hasil pertanian dan kebutuhan pokok terpaksa memutar melalui jalur alternatif yang jaraknya jauh lebih panjang dan kondisinya juga sulit dilalui pada malam hari.
Hingga malam ini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait langkah penanganan darurat. Warga di lokasi berharap ada perhatian cepat, mengingat jembatan Reje Payung menjadi satu-satunya akses terdekat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran warga sekitar mengingat arus sungai di bawah jembatan masih tinggi dan berisiko menyebabkan kerusakan susulan jika tidak segera ditangani. (*)









































