slot preparation.lsrs.lu

Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:33 WIB

50255 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH – Luapan air merendam lima desa di Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari. Genangan air yang meluap dari sungai dan saluran drainase merendam permukiman warga dan lahan pertanian di wilayah tersebut.

Lima desa yang terdampak luapan air tersebut adalah Desa Sukadamai, Desa Uring, Desa Kedelah, Desa Paya Jeget, dan Desa Weh Nareh. Berdasarkan video yang beredar, air dengan arus cukup deras menggenangi jalan desa dan halaman rumah warga. Kondisi diperparah dengan hujan yang belum berhenti hingga malam hari, membuat debit air terus meningkat dan warga harus siaga menghadapi kemungkinan banjir susulan.

Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Pegasing dan sekitarnya. Air sungai yang tidak mampu menampung debit akhirnya meluap ke permukiman. Warga di sejumlah titik terlihat memantau kondisi air sambil mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga laporan ini disampaikan, belum ada informasi resmi mengenai jumlah rumah yang terdampak maupun kerugian material. Namun warga berharap hujan segera reda agar genangan tidak meluas dan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

Peristiwa banjir yang melanda lima desa di Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah pada 26 September 2026 tersebut menjadi pengingat akan kerentanan kawasan di bantaran sungai terhadap luapan air di musim hujan. Warga diimbau untuk tetap waspada, menjauhi aliran sungai yang meluap, dan terus berkoordinasi dengan aparatur desa untuk langkah evakuasi jika debit air kembali naik. (*)

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di 15 Wilayah Aceh, Gayo Lues dan Nagan Raya Termasuk
Musda I APPSI Aceh Tengah Resmi Bentuk Kepengurusan Periode 2026–2031
Mahasiswa HMI Desak DPRK Aceh Tengah Tuntaskan Lima Isu Strategis Daerah
Ancaman Kebakaran Hutan Meluas hingga ke Papua dan Krisis Kesehatan Petugas di Lapangan
Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Empat Prajurit TNI Gugur Akibat Kecelakaan Mobil Dinas di Yalimo, Papua Pegunungan
Lempengan Besi Misterius Diduga Serpihan Pesawat Ditemukan di Perkebunan Sawit Sampit
Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Berita Terbaru