HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Brigjen TNI (Mar) Guslin Tinjau Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Ekskavator Bantuan Presiden Telah Beroperasi di Blangkejeren

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:17 WIB

50257 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, S.H., M.H., selaku Kepala Koordinator Wilayah Aceh II, meninjau langsung lokasi pekerjaan normalisasi Sungai Aih Bobo di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (21/10/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan penanganan banjir berjalan sesuai rencana, terutama setelah pemerintah pusat melalui bantuan Presiden Prabowo Subianto mengerahkan dukungan alat berat ke wilayah tersebut.

Dalam peninjauan itu, Guslin didampingi perwakilan Kementerian Dalam Negeri serta jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Dari unsur daerah, hadir Sekretaris Daerah Irwansyah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta sejumlah pejabat terkait yang selama ini terlibat dalam penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur di Gayo Lues. Kehadiran rombongan gabungan pusat dan daerah itu menunjukkan bahwa penanganan Sungai Aih Bobo menjadi salah satu prioritas dalam upaya mengurangi dampak banjir berulang di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, sekitar 13 unit ekskavator telah beroperasi di lokasi untuk mendukung pekerjaan normalisasi sungai. Alat berat tersebut dikerahkan untuk mengeruk endapan, memperbaiki alur sungai, dan membuka kembali kapasitas tampung air agar aliran menjadi lebih lancar ketika hujan deras turun. Normalisasi ini menjadi penting karena Sungai Aih Bobo selama beberapa waktu terakhir kerap meluap dan memicu gangguan pada aktivitas warga, termasuk ancaman terhadap akses transportasi dan permukiman di sekitarnya.

Banjir yang berulang di kawasan Blangkejeren dan wilayah lain di Gayo Lues selama ini bukan hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan kegiatan ekonomi warga. Ketika sungai meluap, genangan air dapat melumpuhkan sejumlah ruas jalan dan membuat aktivitas harian warga terganggu. Karena itu, pekerjaan normalisasi dipandang sebagai langkah penting untuk menekan risiko bencana sekaligus menjaga kesinambungan aktivitas masyarakat di daerah rawan banjir.

Dukungan alat berat yang kini beroperasi disebut sebagai bagian dari bantuan Presiden untuk mempercepat penanganan bencana dan pemulihan daerah terdampak. Melalui pengerahan ekskavator tersebut, pekerjaan yang semula memerlukan waktu lebih lama diharapkan bisa diselesaikan lebih cepat dan lebih terukur. Pemerintah pusat menempatkan pekerjaan ini sebagai bagian dari strategi pemulihan yang tidak hanya menyasar penanganan darurat, tetapi juga pencegahan agar banjir tidak terus berulang dengan dampak yang sama dari waktu ke waktu.

Peninjauan langsung yang dilakukan Brigjen Guslin juga menjadi bentuk pemantauan terhadap efektivitas pemanfaatan bantuan. Di lapangan, keberadaan alat berat harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan, mulai dari titik-titik yang mengalami sedimentasi parah hingga bagian sungai yang berpotensi menjadi hambatan aliran air. Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaksana teknis di lapangan menjadi faktor penentu agar hasil pekerjaan benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain untuk memperbaiki aliran Sungai Aih Bobo, normalisasi ini juga diharapkan dapat memberi rasa aman bagi warga yang tinggal di bantaran sungai maupun yang bergantung pada akses jalan di sekitarnya. Warga setempat berharap pekerjaan yang sedang berjalan tidak berhenti pada tahap pengerukan semata, tetapi juga diikuti dengan upaya pemeliharaan dan pengawasan agar kondisi sungai tetap stabil dalam jangka panjang. Dengan begitu, ancaman luapan air dapat ditekan dan masyarakat tidak lagi dihantui kekhawatiran setiap kali curah hujan meningkat.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar pada dukungan pemerintah pusat ini. Bagi Gayo Lues, normalisasi Sungai Aih Bobo bukan hanya soal memperbaiki saluran air, tetapi juga bagian dari upaya melindungi keselamatan warga, menjaga konektivitas wilayah, dan memastikan kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan normal. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus berlanjut hingga seluruh pekerjaan penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur di Gayo Lues benar-benar tuntas. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Kampung Kota Rikit Gaib Raih Penghargaan Desa Bebas Korupsi dari KPK
Ridwansyah Dorong Petani Kopi di Gayo Lues Kembangkan Tembakau dengan Pola Tumpang Sari
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara
Pemerintah Pusat Kirim 16 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues
Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong
Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gelar Donor Darah
Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara
Excavator Tertimbun Longsor Susulan di Jalan Ketukah Gayo Lues, Operator Lompat Selamatkan Diri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Perkuat Silaturahmi Lewat Radio, Arafik Karim Resmi Gunakan Callsign JZ.01.BBD

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri, Desak Pemberantasan Narkoba hingga ke Pabrik dan Jaringan Pemasok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:58 WIB

73 Tahun KPU: Menjaga Kesucian Suara Rakyat di Tanah Khusus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemkab Nagan Raya Perkuat Tata Kelola Data melalui Forum Satu Data Daerah 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 25 Perkara, 862,17 Gram Sabu Ikut Dimusnahkan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Pemulihan Irigasi Alue Seupeung Disambut Apresiasi Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Silaturahmi Tampa Batas Ketua DPW PA Nagan Raya dengan Ketua PDI Perjuangan Aceh, Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Berita Terbaru