Kericuhan Usai Lomba Musik HUT Agara ke-51: Tiga Pemuda Lawe Sagu Hulu Jadi Korban Pengeroyokan oleh Massa Pulonas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 23:59 WIB

501,838 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Pesta lomba seni musik dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Aceh Tenggara (HUT Agara) ke-51 yang berlangsung di Stadion Haji Syahadat Desky pada Jumat malam, 27 Juni 2025, berujung kericuhan. Peristiwa memilukan itu menyebabkan tiga pemuda asal Desa Lawe Sagu Hulu mengalami kekerasan fisik. Dua di antaranya mengalami luka dan lebam, sementara satu orang lainnya sempat menyelamatkan diri dari kejaran massa yang diduga berasal dari Desa Pulonas.

Sultan, salah satu korban yang mengalami luka di bagian kepala, memberikan kesaksiannya kepada TeropongBarat.com pada Sabtu, 28 Juni 2025. Ia menjelaskan bahwa keributan bermula saat lomba seni musik berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB hingga lewat tengah malam. Menurut Sultan, saat para gadis pendukung dari Lawe Sagu Hulu bersorak memberi semangat kepada kontestan dari desanya—yang berhasil meraih juara tiga—muncul tindakan provokatif dari sekelompok pemuda Desa Pulonas yang melempar puntung rokok ke arah mereka. Aksi itu memicu ketegangan dan memuncak menjadi keributan setelah lomba berakhir.

Sultan mengatakan, dirinya dan rekan-rekannya dikejar hingga ke luar stadion. Massa yang diduga dari Desa Pulonas mengejar sambil melempar batu dan menyerang secara brutal. Akibatnya, Sultan mengalami luka bocor di kepala, diduga karena hantaman benda tumpul. Ia menyebut, seorang rekannya yang bekerja di perusahaan perkebunan berinisial Sadiman juga mengalami lebam hebat dan hampir mengalami patah tulang. Sementara seorang pemuda lainnya bernama Ilham sempat dipukul namun berhasil melarikan diri dari amukan massa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sultan, aksi kekerasan itu tidak hanya dilakukan oleh pemuda, namun diduga juga melibatkan warga berusia lanjut yang ikut memukul dan mengejar para pemuda Lawe Sagu Hulu. Ia menyayangkan sikap aparat keamanan yang berada di lokasi kejadian namun dinilai tidak segera mengambil tindakan untuk melindungi korban maupun meredam kerusuhan.

Beberapa warga setempat, termasuk para ibu-ibu, sempat mencoba melerai perkelahian, namun massa yang terbakar emosi terus mengejar para korban hingga ke kawasan permukiman yang disebut-sebut masih berada di area lingkungan rumah Bupati Aceh Tenggara. Kerusuhan itu membuat suasana malam perayaan HUT Agara yang seharusnya penuh suka cita berubah mencekam.

Sultan menambahkan, kejadian itu telah dilaporkan kepada pihak berwajib dan para korban sudah menjalani visum di Rumah Sakit Putra Cane Lama. Kasus ini juga tengah difasilitasi oleh dua kepala desa dari masing-masing pihak sebagai upaya untuk mencari titik damai dan penyelesaian.

Dikonfirmasi terpisah, salah seorang orang tua korban asal Lawe Sagu Hulu membenarkan insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa saat ini pihak keluarga memilih untuk fokus pada pengobatan dan pemulihan anak-anak mereka yang mengalami luka. Ia juga mengimbau agar semua pihak tidak saling menyalahkan dan tidak membiarkan situasi ini berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

“Biarlah nanti proses hukum dan mediasi berjalan. Yang penting anak kami yang luka harus segera diobati agar tidak tambah parah. Jangan sampai luka itu membekas terlalu dalam, baik secara fisik maupun batin,” ujarnya kepada media ini.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak panitia penyelenggara lomba serta aparat penegak hukum belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang mencoreng perayaan HUT Agara tersebut. (Sadikin)

Berita Terkait

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Jajaran di Palangka Raya, Fokus Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Peralatan Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi NTT untuk Tinjau Korban Gempa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Berita Terbaru