HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Bea Cukai Lhokseumawe Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Ekspor

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 21:57 WIB

50464 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon, 25 April 2025 – Bea Cukai Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan penyuluhan dan asistensi langsung kepada pelaku UMKM di wilayah kerjanya. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Tengah, yang merupakan bagian dari wilayah pengawasan Bea Cukai Lhokseumawe.

Dalam kegiatan ini, Bea Cukai Lhokseumawe menyambangi lima UMKM yang dinilai memiliki potensi untuk berkembang di pasar ekspor, yakni SWY Gayo Cigar, UD. Kretek Gayo, Gayo Mountain Cigar, Minyak Sereh Wangi Obot, dan Aceh Ladang Donya. Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga untuk membangun hubungan kemitraan yang baik serta memberikan edukasi kepada para pelaku usaha agar memahami dan mematuhi ketentuan perundang-undangan di bidang kepabeanan dan cukai.

SWY Gayo Cigar, yang diproduksi oleh Sri Waluyo di Kampung Paya Tumpi Baru, Aceh Tengah, menjadi salah satu UMKM yang telah berhasil menembus pasar nasional. Sri Waluyo menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Lhokseumawe atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. “Kunjungan Bea Cukai merupakan bukti nyata dukungan terhadap kami yang sedang berjuang menembus pasar ekspor, termasuk Rusia.” Ujar Sri Waluyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada disampaikan oleh Wahyudi, pemilik UD. Kretek Gayo, yang sedang dalam proses perluasan pasar ke Timor Leste. Ia berharap Bea Cukai terus konsisten melakukan pembinaan dan juga penindakan terhadap rokok ilegal, agar pelaku usaha legal seperti dirinya dapat bersaing secara sehat dan memberikan kontribusi penerimaan cukai yang optimal.

Gayo Mountain Cigar (GMC), yang dipimpin oleh Salmy, juga menyampaikan optimisme terhadap dukungan Bea Cukai. Saat ini GMC tengah membangun fasilitas produksi yang lebih besar serta merencanakan pendirian tempat pelelangan tembakau Gayo. Salmy berharap sinergi antara Bea Cukai dan pemerintah daerah terus diperkuat, terutama dalam pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk mendukung para petani tembakau di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Sementara itu, Minyak Sereh Wangi Obot yang dikelola oleh Rizal Muhammad memproduksi minyak atsiri dari sereh wangi untuk kebutuhan aromaterapi dan kosmetik alami. Produk mereka telah beredar di pasar lokal dan juga mulai menembus toko-toko herbal serta platform penjualan online. Rizal menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengembangkan varian produk baru yang lebih sesuai dengan permintaan pasar.

Kegiatan asistensi ini berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM. Mereka menyambut baik kehadiran Bea Cukai yang tidak hanya berperan dalam pengawasan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha. Antusiasme para pelaku UMKM menunjukkan bahwa dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.

Dengan kegiatan ini, Bea Cukai Lhokseumawe berharap para pelaku UMKM dapat tumbuh secara legal, berkelanjutan, dan menjadi penggerak ekonomi daerah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar ekspor secara profesional dan berintegritas.

 

 

Berita Terkait

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana
Jembatan Reje Payung di Linge Aceh Tengah Kembali Terputus, Akses Warga Lumpuh Total
Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Ridwansyah Dorong Petani Kopi di Gayo Lues Kembangkan Tembakau dengan Pola Tumpang Sari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Brigjen TNI (Mar) Guslin Tinjau Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Ekskavator Bantuan Presiden Telah Beroperasi di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pemerintah Pusat Kirim 16 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Excavator Tertimbun Longsor Susulan di Jalan Ketukah Gayo Lues, Operator Lompat Selamatkan Diri

Berita Terbaru