Selama 3,5 Tahun Tanpa Wakil Bupati, Menandakan Tgk Amran Tak Paham Birokrasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2024 - 06:19 WIB

50439 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan – Selepas berpulangnya ke rahmatullah mantan Bupati Aceh Selatan Almarhum Azwir, secara otomatis wakilnya Tgk Amram naik tahta menjadi orang nomor satu di Aceh Selatan. Namun sungguh memilukan, selama lebih 3,5 tahun memimpin Tgk Amran memilih sendirian dan tidak didampingi oleh seorang Wakil Bupati. Padahal pengisian posisi Wakil Bupati dinilai sangat urgen dilakukan supaya roda pemerintahan Aceh Selatan dapat berjalan maksimal sebagaimana mestinya, tapi desakan DPRK hingga partai pengusung diabaikan oleh Tgk Amran begitu saja.

“Selama 3,5 tahun memimpin daerah saat itu tanpa ingin adanya wakil Bupati menandakan mantan Bupati Aceh Selatan Tgk Amran tidak paham birokrasi. Sehingga memilih untuk menjalankan pemerintahan sendiri dan membiarkan kekosongan posisi Wakil Bupati berlarut hingga berakhir masa jabatan, padahal posisi Wakil Bupati ini sudah diatur secara perundang-undangan hanya saja hal itu tidak dijalankan,” ujar koordinator Suara Independen Rakyat Aceh Selatan (SIRAS), Samsul rijal, Rabu 2 Oktober 2024.

Dia menambahkan, Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) H Irmawan S.Sos sebagai partai pengusung sudah pernah menyampaikan di media bahwa dalam memimpin Aceh Selatan Tgk Amran jangan jadi single parent, karena hal tersebut tidak bagus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak heran jika Ketua PKB Pak Irmawan mengatakan saat itu bahwa dirinya sudah mendorong Bupati Aceh Selatan Tgk Amran mengisi kekosongan Wakil. Bahkan Irmawan menyebutkan Bupatinya terlihat arogan dan mengabaikan amanah undang-undang.

“Ini fakta yang tak mungkin dilupakan oleh Masyarakat Aceh Selatan bahwa di bawah kepemimpinannya, Tgk Amran membiarkan kekosongan Wakil Bupati Selatan selama 3,5 tahun hingga jabatannya berakhir. Ini membuktikan Tgk Amran tak Paham Birokrasi pemerintahan dan bahkan terkesan tidak membutuhkan sosok Wakil Bupati untuk membantu kerjanya, padahal ketika Bupati berhalangan atau Bupati sedang ada urusan penting lainnya maka Wakil Bupati bisa membantu dan menggantikannya,” jelasnya.

Samsul rijal juga mengatakan, keberadaan Wakil Bupati yang dianggap tak penting itu dikhawatirkan akan kembali terjadi jika terpilih kembali. “Jangan sampai calon wakil Bupati yang mendampingi Tgk Amran yakni Bapak Akmal AH hanya akan jadi pajangan jika terpilih menjadi Wakil Bupati, karena kita sudah lihat pengalaman yang sudah-sudah. Padahal antara Bupati dan wakil bupati seharusnya bisa saling mengisi dan melengkapi jika dipilih masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, sempat beredar opini di kalangan masyarakat bahwa Tgk Amran sengaja membiarkan kekosongan Wakil Bupati dikarenakan adanya dugaan dua matahari kepemimpinan disaat rezim AZAM berjalan.(RIL/KH).

Berita Terkait

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong
3 Keuchik di Kemasjidan Air Sialang Samadua Resmi Tolak IUP PT MMS, 2 Keuchik Cabut Rekomendasi
DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Dugaan Maladministrasi Izin Perusahaan Tambang di Samadua
Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!
Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang
Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi
ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan
Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Perintahkan Wapres Gibran Audit 32 Ribu korban BB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Diduga Minta Uang dan Kaitkan dengan Pemberitaan, Oknum Wartawan di Bireuen Disorot

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:14 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:09 WIB

TMI Bireuen Turun Tangan Klarifikasi Polemik Program CSB, OPLAH dan IRPOM: Kelompok Tani Bantah Sejumlah Pemberitaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:28 WIB

PB HIMABIR: Program Cetak Sawah, Penantian Lama Dari Petani Bireuen

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Polres Bireuen Gagalkan Peredaran 10,6 Kg Sabu, 2 Tersangka Ditangkap di Muara Batu Aceh Utara

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:26 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Berita Terbaru