Lucky Hakim Sebut Ponpes Al Zaytun Pembayar PBB Terbesar di Indramayu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Juli 2023 - 01:47 WIB

50543 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Eks Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyebutkan bahwa Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun menjadi pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbesar di Indramayu.

Lucky mengatakan, selain PBB yang besar ke Pemda Indramayu, Ponpes Al Zaytun juga membayar listrik yang mencapai ratusan juta rupiah. Kendati demikian ia tidak menyebutkan berapa besaran PBB dari Ponpes Al Zaytun.

“Al-Zaytun pembayar PBB terbesar, kan bayarnya ke Pemda Indramayu. Bayar listriknya seratus berapa juta, Rp 170 jutaan, kan gitu,” ujar Lucky kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (14/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lucky menambahkan, dirinya mengetahui hal tersebut dikarenakan sempat berbincang dengan pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, mengenai besarnya tanah dan bangunannya.

“Sayapun sempat nanya ‘Syekh ini Masjid gede banget, bagus, berapa ini bangunnya? Belum lagi tanah tanahnya ribuan hektar’,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim, datang ke Bareskrim Polri untuk memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus dugaan penistaan agama pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun.

Lucky yang tiba di Bareskrim Polri hari ini Jumat (14/7/2023) sekitar pukul 09.43 WIB dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang. “Jadi hari ini saya datang ke Mabes Polri memenuhi panggilan,” ujar Lucky kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (14/7/2023).

“Panggilan dari surat yang dikirimkan ke rumah saya terkait menjadi saksi dalam kasus dugaan penistaan agama. Surat itu jam 10 hari ini di Mabes Polri,” imbuhnya. (PMJ)

Berita Terkait

PT Mahakarya Abadi Konsultan Tegaskan Komitmen Profesionalisme di Tengah Isu Negatif
Presiden Prabowo Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Sinergi Nasional untuk Percepatan Program Pemerintah
Komnas HAM Dorong Pembentukan TGPF, Dugaan Keterlibatan Pelaku Lain di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
KontraS Tolak Hadiri Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras, Desak Proses di Peradilan Umum
Polri Bongkar Modus Haji Ilegal yang Kian Beragam, dari Visa Nonhaji hingga Skema Ponzi yang Menjerat Calon Jemaah
Desakan Peradilan Umum untuk Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Ujian Transparansi Penegakan Hukum
Kasus Korupsi Ketua Ombudsman RI: Tragedi Integritas di Lembaga Pengawas Publik
Wacana Merger NasDem-Gerindra Menuai Masalah, Elite dan Kader NasDem Protes Keras

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:54 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 22:45 WIB

Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Jumat, 17 April 2026 - 16:41 WIB

Proyek Rehabilitasi Stadion H Sahadat Kutacane Miris Diduga Menuai Masalah

Rabu, 15 April 2026 - 03:33 WIB

Jaksa Agung Tunjuk Eddy Samrah  Limbong  Putra Agara , Jadi Aspidum Kejati Aceh

Sabtu, 11 April 2026 - 22:28 WIB

Bupati Aceh Tenggara Lepas 145 Mahasiswa KKN dengan Semangat Bangkit Pasca Bencana

Jumat, 10 April 2026 - 23:22 WIB

Hujan Deras Landa Mesidah, Longsor Timbun Badan Jalan, Aktivitas Warga Terganggu

Jumat, 10 April 2026 - 23:04 WIB

Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Rabu, 8 April 2026 - 16:06 WIB

Temuan Hasil Audit BPK RI Dugaan Korupsi  di Dinkes Aceh Tenggara, LSM Tipikor Desak Polres  lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Syahriadi Nahkodai PGRI Bener Meriah Periode 2025–2030

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:41 WIB

ACEH BARAT

Ketua Umum IKA UTU Apresiasi Dandim Aceh Barat

Jumat, 17 Apr 2026 - 23:57 WIB