Hujan Deras Landa Mesidah, Longsor Timbun Badan Jalan, Aktivitas Warga Terganggu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 23:22 WIB

50341 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah – Baranewsaceh.co | Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, pada Jumat (10/4/2026), mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik. Salah satu dampak paling signifikan terjadi di ruas jalan darurat yang dibangun masyarakat di sekitar Jembatan Wih Kanis, yang kini tertimbun material longsor hingga menutup badan jalan.

Tidak hanya itu, longsor juga dilaporkan terjadi di beberapa titik di kawasan Kampung Cemparam Lama, sehingga semakin memperparah kondisi akses transportasi warga di wilayah tersebut.

Camat Mesidah, Agus Arianto, ST, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menyampaikan bahwa hingga pukul 20.30 WIB, pihaknya belum menerima laporan tambahan terkait longsor di lokasi lain di wilayah Kecamatan Mesidah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejauh ini laporan yang masuk masih di sekitar Wih Kanis dan Cemparam Lama. Kami terus melakukan pemantauan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terganggunya akses jalan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan layanan kesehatan. Sejumlah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan (nakes) dilaporkan sempat mengalami keterlambatan dalam perjalanan menuju lokasi tugas di Kecamatan Mesidah.

“Kondisi ini tentu sangat menghambat proses belajar mengajar serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus mengimbau masyarakat, terutama para pengguna jalan, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir dan berpotensi memicu longsor susulan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas, karena kondisi tanah masih labil dan potensi longsor masih bisa terjadi,” pungkasnya. (Dani)

Berita Terkait

Bupati Agara M Salim Pakhry di Minta Copot Kepala OPD yang Belum Tindak Lanjuti LHP BPK RI
Rp, 37,1 Milyar Temuan BPK RI Merupakan Akumulasi Utang Rumah Sakit H Sahudin sejak 2021 -2024
Laboratorium Minim, Sekolah Menengah di Aceh Tenggara Andalkan Praktikum Digital
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Lawe Harum Kembali Jadi Sorotan Publik, Proyek Miliaran Rupiah Diduga Asal Jadi dan Petani Masih Terancam Gagal Panen
TIPIKOR Ancam Lapor ke APH Rekanan Belum Tinjut Temuan LHP BPK RI Dinas PUPR Agara. Mencapai 1,96 Milyar
Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap
Dinas PUPR Agara Baru Tindak Lanjuti 67 % Temuan BPK RI 2024-2025 Terhadap Adanya Dugaan Kerugian Keuangan Daerah Mencapai Rp 1,96 Milyar

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:49 WIB

DPP GRIB Jaya Bantah Aksi Pengepungan Rumah Ahmad Bahar, Tegaskan Kedatangan Anggota Hanya untuk Klarifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 16:01 WIB

Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat ke Kementerian Lingkungan Hidup, Desak Penindakan Industri Getah Pinus di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 13:51 WIB

Hukum Dilanggar Terang-Terangan: PT Rosin Menjadi Simbol Negara di Atas Negara di Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:22 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:53 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:43 WIB

Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:20 WIB

Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:16 WIB

Mutiara Kasab dan Padusi Tapa: Pesona Kriya dan Aroma Aceh Memikat di Persit Bisa 2026

Berita Terbaru