Bener Meriah – Baranewsaceh.co | Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, pada Jumat (10/4/2026), mengakibatkan terjadinya longsor di sejumlah titik. Salah satu dampak paling signifikan terjadi di ruas jalan darurat yang dibangun masyarakat di sekitar Jembatan Wih Kanis, yang kini tertimbun material longsor hingga menutup badan jalan.
Tidak hanya itu, longsor juga dilaporkan terjadi di beberapa titik di kawasan Kampung Cemparam Lama, sehingga semakin memperparah kondisi akses transportasi warga di wilayah tersebut.
Camat Mesidah, Agus Arianto, ST, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menyampaikan bahwa hingga pukul 20.30 WIB, pihaknya belum menerima laporan tambahan terkait longsor di lokasi lain di wilayah Kecamatan Mesidah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sejauh ini laporan yang masuk masih di sekitar Wih Kanis dan Cemparam Lama. Kami terus melakukan pemantauan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terganggunya akses jalan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan layanan kesehatan. Sejumlah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan (nakes) dilaporkan sempat mengalami keterlambatan dalam perjalanan menuju lokasi tugas di Kecamatan Mesidah.
“Kondisi ini tentu sangat menghambat proses belajar mengajar serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agus mengimbau masyarakat, terutama para pengguna jalan, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir dan berpotensi memicu longsor susulan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas, karena kondisi tanah masih labil dan potensi longsor masih bisa terjadi,” pungkasnya. (Dani)









































