GAYO LUES — SMKN 2 Blangsere, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (5/2/2026), resmi membuka Turnamen Futsal Piala SMKN 2 Blangsere sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga dan pendidikan karakter.
Turnamen ini melibatkan pelajar tingkat SMP dan MTs dari sejumlah wilayah sekitar. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi sekolah sekaligus penjaringan bakat olahraga di kalangan pelajar.
Pembukaan turnamen dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues Salid, S.Pd., M.M., serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Gayo Lues Basri. Kehadiran para pejabat pendidikan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pengembangan potensi siswa melalui kegiatan positif di lingkungan sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Salid mengapresiasi perubahan fisik dan penataan lingkungan SMKN 2 Blangsere yang dinilai semakin rapi dan asri. Ia bahkan mengaku sempat mengira kawasan sekolah tersebut menyerupai sekolah perhotelan karena tertata dengan baik.
Salah seorang Bagian humas, Edi Sutami (39), menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan di Gayo Lues, tetapi juga memperkenalkan keunggulan tata kelola sekolah kepada calon peserta didik baru.
Menurutnya, pemanfaatan olahraga sebagai media pembinaan sekaligus promosi sekolah dinilai efektif dalam membangun citra positif, memperkuat karakter pelajar, serta menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.
Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten, dan Cabang Dinas Provinsi Aceh sebagai fondasi penting bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah tersebut.
Meski demikian, pengawasan selama turnamen berlangsung tetap diperlukan guna memastikan sportivitas terjaga dan menghindari potensi gesekan antarsuporter. Selain itu, pihak sekolah diharapkan terus mengoptimalkan fasilitas yang sudah tertata untuk meningkatkan standar kompetensi lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja.
Unsur kewilayahan, termasuk Babinsa setempat, juga diharapkan tetap memantau jalannya kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan disiplin dan karakter pelajar di Blangsere. (J.porang)






































