Rp360 Miliar Setoran Tambang Ilegal: Presiden Mahasiswa Unigha Sebut Bukti Korupsi Terorganisir di Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 16:45 WIB

50299 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigli – Presiden Mahasiswa Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, Mohd Agil Gunawan, yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) Gerakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pidie (GAMMP), menegaskan bahwa tambang emas ilegal di Aceh telah berubah menjadi mesin korupsi terorganisir dengan nilai fantastis mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun.

Agil mengutip hasil investigasi Panitia Khusus (Pansus) DPRA yang mengungkap adanya dugaan setoran gratifikasi Rp360 miliar per tahun kepada oknum aparat penegak hukum. Fakta tersebut, menurutnya, memperlihatkan betapa dalam cengkeraman mafia tambang telah merusak sistem hukum sekaligus menghancurkan hutan dan sungai di Aceh.

“Sebagai Presiden Mahasiswa, saya berkewajiban menyuarakan kepentingan generasi muda; dan sebagai Korlap Aksi GAMMP, saya berdiri bersama rakyat menuntut keadilan. Pemerintah Aceh tidak boleh lagi berhenti di tataran wacana. Jika tidak ada tindakan nyata, maka itu sama saja memberi ruang aman bagi mafia tambang,” tegas Agil, Senin (29/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengapresiasi instruksi Gubernur Aceh untuk menghentikan tambang ilegal, tetapi menilai lemahnya tindak lanjut di tingkat kabupaten. DPRK Pidie dan Bupati sejauh ini tidak menunjukkan keseriusan. Janji yang pernah diucapkan saat aksi 10 September lalu tidak kunjung direalisasikan, bahkan surat resmi yang dilayangkan mahasiswa pada 15 dan 26 September belum mendapat jawaban.

“DPRK harus segera membentuk Pansus dan turun langsung ke lapangan. Bupati Pidie juga harus berani mengambil keputusan, bukan sekadar diam menghadapi kerusakan lingkungan yang nyata,” ujarnya.

Agil juga mendesak Kapolda Aceh untuk tidak hanya menerima laporan dari balik meja. “Kapolda harus datang langsung melihat kondisi hutan dan sungai di Pidie. Tanah kelahirannya sedang hancur oleh tambang ilegal, dan masyarakat menunggu keberanian aparat untuk bertindak,” sambungnya.

Ia menegaskan, perjuangan menutup tambang ilegal bukan sekadar agenda aksi sesaat, melainkan tanggung jawab moral yang akan terus diperjuangkan mahasiswa bersama masyarakat. “Kami akan terus berdiri bersama rakyat hingga tambang ilegal ditutup dan mata rantai gratifikasi ratusan miliar benar-benar terputus,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perkuat Kamtibmas Jelang Idul Adha, Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim Polres Pidie Kompak Bangun Sinergi Humanis dengan Masyarakat
Tambang Emas Ilegal Geumpang Mencuat: Diduga Terstruktur, Masif, dan Melibatkan Oknum
Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran
SMAN 1 Sigli Adakan Bimtek Peningkatan Mutu Pembelajaran
Gampong Pawod Peduli Bencana, Resmi Mendirikan Posko Bantuan
Ratusan Anggota KPA/PA Pidie Hadiri Syukuran dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan
Danramil Geumpang Mane Bersama Muspika Geumpang Mane dan KPA Seluruh Tokoh Masyarakat Silaturahmi Kebangsaan Merawat Damai Dalam Bingkai NKRI
Danramil Tangse Silaturahmi Kebanggaan Bersama Seluruh Masyarakat dan KPA Tangse

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:05 WIB

Kapolda Aceh Disambut Tarian Dampeng di Polres Subulussalam “Persiapan Matang dan Nuansa Adat Warnai Kunjungan Kerja”

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:08 WIB

Dukung Program Indonesia ASRI, Brimob Aceh Laksanakan Manajemen Kebersihkan Di Area Puskesmas Penanggalan

Kamis, 2 April 2026 - 18:53 WIB

Sekolah Buka Suara: Ini Penjelasan Lengkap SMAN Unggul Subulussalam Soal Video Malam Hari

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:54 WIB

Atap Gerai Koperasi KMP Suka Makmur Roboh, Warga Desak Audit Anggaran dan Konstruksi

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:02 WIB

Pungli JADUP Siperkas Meledak! Rp54 Juta Diduga Disedot, Nama Pj Kades Terseret Skandal

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:38 WIB

Jaga Kondusifitas Wilayah Kota Subulussalam, Brimob Aceh Kembali Laksanakan Patroli Harkamtibmas

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:21 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H. Brimob Aceh Tingkatkan Patroli Preventif Di Wilayah Kota Subulussalam

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:48 WIB

Peran Kepolisian Resor Subulussalam dalam Penanganan Pasca Banjir

Berita Terbaru