HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Rp360 Miliar Setoran Tambang Ilegal: Presiden Mahasiswa Unigha Sebut Bukti Korupsi Terorganisir di Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 16:45 WIB

50382 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigli – Presiden Mahasiswa Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, Mohd Agil Gunawan, yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) Gerakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pidie (GAMMP), menegaskan bahwa tambang emas ilegal di Aceh telah berubah menjadi mesin korupsi terorganisir dengan nilai fantastis mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun.

Agil mengutip hasil investigasi Panitia Khusus (Pansus) DPRA yang mengungkap adanya dugaan setoran gratifikasi Rp360 miliar per tahun kepada oknum aparat penegak hukum. Fakta tersebut, menurutnya, memperlihatkan betapa dalam cengkeraman mafia tambang telah merusak sistem hukum sekaligus menghancurkan hutan dan sungai di Aceh.

“Sebagai Presiden Mahasiswa, saya berkewajiban menyuarakan kepentingan generasi muda; dan sebagai Korlap Aksi GAMMP, saya berdiri bersama rakyat menuntut keadilan. Pemerintah Aceh tidak boleh lagi berhenti di tataran wacana. Jika tidak ada tindakan nyata, maka itu sama saja memberi ruang aman bagi mafia tambang,” tegas Agil, Senin (29/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengapresiasi instruksi Gubernur Aceh untuk menghentikan tambang ilegal, tetapi menilai lemahnya tindak lanjut di tingkat kabupaten. DPRK Pidie dan Bupati sejauh ini tidak menunjukkan keseriusan. Janji yang pernah diucapkan saat aksi 10 September lalu tidak kunjung direalisasikan, bahkan surat resmi yang dilayangkan mahasiswa pada 15 dan 26 September belum mendapat jawaban.

“DPRK harus segera membentuk Pansus dan turun langsung ke lapangan. Bupati Pidie juga harus berani mengambil keputusan, bukan sekadar diam menghadapi kerusakan lingkungan yang nyata,” ujarnya.

Agil juga mendesak Kapolda Aceh untuk tidak hanya menerima laporan dari balik meja. “Kapolda harus datang langsung melihat kondisi hutan dan sungai di Pidie. Tanah kelahirannya sedang hancur oleh tambang ilegal, dan masyarakat menunggu keberanian aparat untuk bertindak,” sambungnya.

Ia menegaskan, perjuangan menutup tambang ilegal bukan sekadar agenda aksi sesaat, melainkan tanggung jawab moral yang akan terus diperjuangkan mahasiswa bersama masyarakat. “Kami akan terus berdiri bersama rakyat hingga tambang ilegal ditutup dan mata rantai gratifikasi ratusan miliar benar-benar terputus,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Pidie Perkuat Sinergi dengan Ulama, MPU Siap Dukung Pemeliharaan Kamtibmas
Tenda Rakyat Dibakar, Ratusan Ekskavator Dan Operator Cina Dibiarkan Mengeruk Geumpang
Keuchik Gampong Tgk. Laweung Buka Suara soal Yayasan Jabal Ulum Pidie: Dugaan Pelecehan Diminta Diusut Tuntas, Anak-anak Harus Dipulihkan
Di Geumpang Pidie Hukum Membakar Tenda Rakyat dan Membiarkan Ekskavator Pemodal
Penertiban PETI Geumpang Disorot, Penindak Dianggap Tebang Pilih, Pemodal Besar dan Jaringan Penadah Emas Ilegal Tak Tersentuh
Dugaan Pelecehan Seksual di Jabal Ulum Pidie, Aktivis Desak Aparat Usut Tuntas dan Negara Hadir Rehabilitasi Korban
Kongkalikong Setoran Alat Berat dan Oknum Seragam dalam Skandal Tambang Emas Geumpang
Aliansi Pulo Loih Mempertanyakan Keadilan: Rakyat Dihabisi, Tambang Asing Dibiarkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:10 WIB

MK Perintahkan Presiden dan DPR Revisi UU Peradilan Militer dalam Dua Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru