PW FRN Tegaskan FRIC Tidak Terafiliasi, Soroti Pencatutan Logo dan Foto Jenderal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 13:35 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Pengurus Wilayah Fast Respon Nusantara (PW FRN) secara resmi mengeluarkan klarifikasi terkait maraknya penggunaan logo PW FRN serta pemasangan foto perwira tinggi Polri pada atribut spanduk dan banner yang mengatasnamakan FRIC.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Minggu (4/1/2026), Sekretaris Jenderal PW FRN, Imam Rahmat, bersama Wakil Ketua Umum PW FRN, Briptu Mohamad Rezha Tangahu, menegaskan bahwa FRIC tidak memiliki hubungan struktural, organisatoris, maupun koordinasi dengan Ketua Umum PW FRN, Raden Mas MH Agus Rugiarto, S.H, yang akrab disapa Agus Flores.

“Kami perlu menegaskan bahwa FRIC tidak memiliki hubungan apa pun dengan Ketua Umum PW FRN. Kami sangat menyayangkan adanya penggunaan logo PW FRN serta pemasangan foto para Jenderal Polri pada banner dan spanduk tanpa izin resmi,” tegas perwakilan pimpinan PW FRN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PW FRN menilai penggunaan atribut tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, serta membuka peluang penyalahgunaan nama baik institusi Polri maupun organisasi Fast Respon Nusantara.

Atas dasar itu, PW FRN telah menyampaikan laporan terbuka kepada Kepolisian Republik Indonesia beserta jajaran agar dilakukan penelusuran dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami memohon agar pihak berwenang melakukan pengecekan terkait legalitas, perizinan, serta aktivitas pihak-pihak yang mengatasnamakan FRIC. Langkah ini penting untuk mencegah pencatutan nama, penyalahgunaan logo, dan penggunaan atribut institusi secara tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.

PW FRN menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah organisasi serta hubungan sinergis dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia. PW FRN juga mengimbau kepada seluruh anggota dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang menggunakan simbol organisasi tanpa dasar hukum yang jelas.[]

Berita Terkait

PDIP Soroti Otoritarian Populis hingga Krisis Hukum, Inilah 8 Tantangan Nasional
Pilkada melalui DPRD , Kedaulatan Rakyat di Kebiri
Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Maxim Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera Barat
Wali Kota Jakarta Utara Lepas Tim Kemanusiaan PMI untuk Misi Bantuan ke Gayo Lues
Viral Dugaan Korupsi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, IACN Beri Tanggapan
Kiamat Integritas: Bagaimana Ilyas Indra Mengubah Menara Gading Menjadi Pabrik Ijazah Palsu
DPD RI Beri Pembekalan Delegasi STEM SMA Islam Al-Azhar BSD@Cileungsi Menuju Jepang
Tambang Tetap Beroperasi di Tengah Bencana, Publik Bereaksi Keras

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB